Menu

Mode Gelap

Uncategorized

Perusahaan Jerman Gagal Uji Coba Peluncuran Perdana Roket Spectrum, Jatuh dan Meledak

badge-check


					Perusahaan Jerman Isar Aerospace membangun dan melakukan uji coba Roket Spectrum, namun  mengalami kegagalan dalam uji coba pertamanya, ketika peluncuran di Andøya Spaceport di Norwegia pada pukul 10:30 UTC (6:30 AM EDT), hari Sabtu 30 Maret 2025.
Tangkap layar video Instagram@balicahannel.tech Perbesar

Perusahaan Jerman Isar Aerospace membangun dan melakukan uji coba Roket Spectrum, namun  mengalami kegagalan dalam uji coba pertamanya, ketika peluncuran di Andøya Spaceport di Norwegia pada pukul 10:30 UTC (6:30 AM EDT), hari Sabtu 30 Maret 2025. Tangkap layar video Instagram@balicahannel.tech

NORWEGIA, SWARAJOMBANG.COM – Perusahaan Jerman Isar Aerospace membangun dan melakukan uji coba Roket Spectrum, namun  mengalami kegagalan dalam uji coba pertamanya, ketika peluncuran di Andøya Spaceport di Norwegia pada pukul 10:30 UTC (6:30 AM EDT), hari Sabtu 30 Maret 2025.

Awalnya  peluncuran dimulai dengan baik, roket kehilangan kendali sekitar 40 detik setelah lepas landas saat melakukan manuver untuk mengubah sudutnya menuju orbit, yang menyebabkan roket jatuh kembali dan meledak, demikian akun instagram@balichannel.tech, mewartakan.

Harga peluncuran roket Spectrum oleh Isar Aerospace diperkirakan sekitar $10 juta per peluncuran (sekitar Rp 150,5 miliar) . Dengan kapasitas membawa muatan hingga 700 kg ke orbit, biaya per kilogram untuk peluncuran adalah sekitar $14,290

Peluncuran ini merupakan momen bersejarah karena menandai upaya pertama peluncuran orbital dari daratan Eropa (tidak termasuk Rusia dan Inggris) dan bertujuan untuk mengumpulkan data untuk pengembangan lebih lanjut.

Meskipun gagal, Isar Aerospace menyatakan bahwa misi ini memberikan data berharga yang akan digunakan untuk memperbaiki desain roket dan mempersiapkan peluncuran di masa depan.

Perusahaan telah merencanakan peluncuran lebih lanjut dan memiliki pelanggan yang sudah menunggu, termasuk Badan Antariksa Norwegia dan beberapa perusahaan lain.

Kegagalan ini juga menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam industri luar angkasa, di mana banyak peluncuran awal mengalami masalah sebelum mencapai keberhasilan. Isar Aerospace berencana untuk terus mengembangkan roket Spectrum dan melakukan lebih banyak pengujian dalam waktu dekat.

Roket Spectrum yang diluncurkan oleh Isar Aerospace kehilangan kendali sekitar 18 detik setelah lepas landas, namun penyebab spesifik dari kegagalan tersebut belum diumumkan secara rinci.

Dalam insiden ini, roket mengalami masalah saat melakukan manuver untuk mengubah sudutnya menuju orbit, yang menyebabkan kehilangan kontrol dan akhirnya jatuh kembali ke tanah dengan ledakan. 

Isar Aerospace berencana untuk menganalisis data dari peluncuran ini untuk menentukan faktor-faktor teknis yang menyebabkan kegagalan. Meskipun tidak ada informasi lebih lanjut tentang masalah spesifik yang terjadi pada sistem roket, kegagalan semacam ini sering kali terkait dengan isu-isu seperti kesalahan dalam sistem kontrol penerbangan, masalah mekanis, atau kegagalan dalam komunikasi antara berbagai komponen roket.

Perusahaan ini berkomitmen untuk menggunakan data dari uji coba ini untuk meningkatkan desain dan kinerja roket di masa depan, menunjukkan bahwa mereka akan terus berupaya meskipun menghadapi tantangan dalam pengembangan teknologi luar angkasa. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Darkweb Pecahkan Surat dari Iblis yang Ditulis Biarawati Abad ke-17

18 Maret 2026 - 21:05 WIB

Daftar Tokoh Iran yang Dikaitkan dengan Hadiah 10 Juta Dolar

14 Maret 2026 - 20:59 WIB

China Sukses Cangkok Paru-paru Babi ke Manusia

2 Maret 2026 - 16:04 WIB

Gubernur Korea Selatan Dikecam Usai Usul Impor Perawan Vietnam

9 Februari 2026 - 14:50 WIB

Dibawa ke Markas DEA, Maduro: Good Night, Happy New Year!

4 Januari 2026 - 12:38 WIB

Tujuh Ledakan Besar di Caracas, Venezuela Tuduh Serangan AS

3 Januari 2026 - 16:13 WIB

Ukraina Bantah Menyerang Rusia Menggunakan 91 Drone

31 Desember 2025 - 15:09 WIB

Ramalan Keberuntungan 2026 sesuai Weton Jawa menurut Primbon

27 Desember 2025 - 17:38 WIB

Pengakuan MUA Dea Lipa Sejak Kecil Jadi Korban Bully, Nama Asli Deni Apriadi Penyandang Disabilitas

17 Desember 2025 - 11:18 WIB

Trending di Uncategorized