Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Bupati Gresik Resmikan Reservoir Duduksampeyan Mampu Salurkan Air Bersih untuk 12 Desa

badge-check


					Foto: Istimewa
Bupati Gresik saat meninjau reservoir yang baru diresmikan di Kecamatan Duduksampeyan Perbesar

Foto: Istimewa Bupati Gresik saat meninjau reservoir yang baru diresmikan di Kecamatan Duduksampeyan

Penulis: Sanny | Editor: Ipong D Cahyono

SWARAJOMBANG.COM, GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik berusaha meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan reservoir di Kecamatan Duduksampeyan, sebagai upaya besar mengatasi permasalahan kekurangan air bersih di wilayah tersebut.

Reservoir dibangun di atas lahan seluas 885 m², terdiri dari dua tangki raksasa dengan kapasitas masing-masing 500 m³. Selain itu, reservoir ini juga dilengkapi dengan pompa pendorong berkapasitas 50 liter per detik yang memungkinkan distribusi air dengan kecepatan tinggi, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pembangunan reservoir ini merupakan langkah konkret untuk memastikan ketersediaan air bersih yang merata, khususnya bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan.

Dengan kapasitas dan sistem yang terintegrasi, reservoir ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan air di wilayah yang selama ini menghadapi kesulitan akses terhadap air bersih.

Proyek ini merupakan bagian dari program Nawa karsa Gresik Mapan, yang bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat di Kabupaten Gresik dapat menikmati akses air bersih dengan kualitas yang aman dan layak konsumsi.

Dalam jangka panjang, reservoir ini akan mendukung distribusi air bersih untuk 23 desa di Kecamatan Duduksampeyan, dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan yang mulai beroperasi sejak reservoir ini resmi dioperasikan.

Sebanyak 12 desa di sekitar reservoir, yaitu Desa Kemudi, Wadak Lor, Wadak Kidul, Petis Benem, Kawisto, Duduk, Kramat, Setrohadi, Sumengko, Palebon, Bendungan, dan Desa Sumari, menjadi wilayah pertama yang menikmati manfaat langsung dari proyek ini.

Bupati Gresik menyatakan, pembangunan reservoir dengan kapasitas 1.000 m³ dan 6.169 sambungan rumah (SR) baru gratis ini merupakan bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Alhamdulillah, pada tahun 2024 reservoir di Kecamatan Duduksampeyan sudah selesai. Artinya cadangan air dalam skala besar telah tersedia, dan kini fokus utama adalah penyambungan jaringan rumah tangga di desa yang belum terpasang,” ujarnya.

Bupati menegaskan reservoir ini telah terverifikasi food grade, yaitu penjaminan kualitas air bersih bagi masyarakat. Dengan tersedianya pipanisasi PDAM dan reservoir ini, diharapkan angka stunting bisa berkurang, kesehatan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat Duduksampeyan semakin membaik.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Surabaya, Tiga Diantaranya Anggota DPRD Diberlakukan Restorative Justice

1 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Ratusan Truk Diparkir Menutup Jalan Dua Arah Jagir Wonokromo, Tuntutan GSJT Hapus Barcode Belum Tuntas

1 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Polrestabes Surabaya Tangkap Tiga Anggota DPRD karena Narkoba

30 September 2026 - 19:24 WIB

Ratusan Sopir dan Truk Ancam Menginap di Kantor Gubernur dan Pertamina Surabaya, Belum ada Respon dari Pejabat

30 September 2026 - 19:17 WIB

Usai Putusan MK, YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak

30 September 2026 - 19:03 WIB

Strategi Hub-to-Network: Bagaimana Jet Kecil Scoot Mengubah Peta Ekonomi Bilateral RI-Singapura

30 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kompas Buatan Bangsa Tiongkok 241 SM, Menunjuk ke Arah Selatan?

30 September 2026 - 18:28 WIB

Tiga Petugas Damkar Pangkep Gugur dan Empat Luka Berat, Laka Tunggal Saat Berangkat ke Lokasi Karhutla

30 September 2026 - 16:57 WIB

Gempa Magnetudo 4.5 Guncang Aceh Barat Daya, tidak Terjadi Tsunami

30 September 2026 - 16:11 WIB

Trending di Nasional