Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Teguh Narutomo Buat Perjanjian Kinerja dengan Seluruh Pejabat, Fokus ke Pangan dan Penanganan PMK

badge-check


					Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo melakukan perjanjian kinerja dengan seluruh perangkat pejabat di jajaran Pemkab Jombang agar mampu menunjukan hasil kerja yang terbaik,  di ruang Soera Adiningrat Pemkab Jombang, Senin 20 Januari 2024. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo melakukan perjanjian kinerja dengan seluruh perangkat pejabat di jajaran Pemkab Jombang agar mampu menunjukan hasil kerja yang terbaik, di ruang Soera Adiningrat Pemkab Jombang, Senin 20 Januari 2024. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDORNEWS.COM, JOMBANG– Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo  memimpin Rapat Dinas dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2025  di ruang Soero Adiningrat, Senin 20 Januari 2025.

Rapat dinas ini penting, dihadiri  sekdakab, asisten, Asisten, staf ahli, camat di lingkup Pemkab Jombang, dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Rapat Dinas ini membahas dua pokok permasalahan penting, yaitu ketahanan pangan dan penanganan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Pj Bupati Jombang  menyampaikan pesan dari Menteri Desa bahwa penanganan ketahanan pangan harus dilaksanakan dari tingkat pusat hingga daerah.

“Pangan ini berangkat dari unit terkecil pemerintahan hingga nasional. Kita yang hadir di Jombang juga harus mengelola pangan dari desa, ” kata Teguh memberi penjealsan.

Berhasilnya program ini bergantung pada peran serta masyarakat untuk menghidupkan kembali pola lumbung pangan. Terkait hal ini, Pj Bupati Jombang mengimbau pihak terkait untuk memetakan lahan ketahanan pangan sesuai spesifikasi setiap daerah.

“Saya minta dipetakan tata kelola yang lebih clear di setiap desa. Saya minta camat untuk petakan desa dan kelurahan masing masing terkait ketahanan pangan di wilayahnya. Setelah itu bisa kita susun roadmap kerja satgas pangan,” tambahnya.

Teguh juga mengimbau kepada Satgas Pangan untuk memberikan atensi pada masalah surplus pangan di Jombang. Dia berharap, surplus pangan ini jangan sampai dimanfaatkan pihak luar yang berniat negatif.

“Ada kebiasaan surplus produksi dimanfaatkan pihak luar. Distribusinya keluar dan masuk ke kita saat nilai tinggi. Saya minta langkah satgas pangan mengantisipasi ini,” tegasnya.

Masalah lain yang saat ini menjadi sorotan adalah PMK di Kabupaten Jombang. Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyampaikan, penanganan PMK termasuk bagian dari tata kelola Satgas Pangan.

“Tata kelola ini penting, sebab daging menjadi salah satu bahan pokok yang harus dikelola sebagai bagian item ketahanan pangan,” jelas Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo.

Penanganan PMK yang paling utama saat ini adalah dengan pemberian vaksin. Terkait hal ini, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menghimbau agar tim yang bertugas mengendalikan PMK untuk bergerak ke semua titik dan memasifkan pemberian vaksin. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beri Proyeksi Ekonomi Buruk, Bank Dunia Minta Maaf

21 April 2026 - 21:19 WIB

Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Mendag Ungkap Penyebab 

21 April 2026 - 21:09 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 di Jakarta

21 April 2026 - 21:03 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Gara-gara Perang Harga Obat RI Bisa Naik

20 April 2026 - 20:52 WIB

Trending di Ekonomi