Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

BRI Jamin Keamanan Dana dan Data Nasabah, Hadapi Ancaman Hacker Bashe

badge-check


					Merespon ancaman hakcer Bahse dan permintaan tebusan $1 juta, BRI menumumkan secara resmi di laman situsnya bahwa BRI menjamin keamanan daana dan data milik nasabah. Tangkap layar video  youtube@MetroTV Perbesar

Merespon ancaman hakcer Bahse dan permintaan tebusan $1 juta, BRI menumumkan secara resmi di laman situsnya bahwa BRI menjamin keamanan daana dan data milik nasabah. Tangkap layar video youtube@MetroTV

Penulis: Hadi S. Purwanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Hacker kelompok Bashe meminta uang tebusan sebesar $1 juta (setara Rp 15,5 miliar) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) setelah mengklaim telah membobol data bank tersebut. Permintaan tebusan ini harus dibayar sebelum batas waktu yang ditentukan, yaitu hingga pukul 16.00 WIB pada tanggal 23 Desember 2024.

BRI telah mengeluarkan pernyataan bahwa data dan dana nasabah tetap aman, dan seluruh sistem perbankan beroperasi normal. Mereka menegaskan bahwa tidak ada serangan ransomware yang berhasil masuk ke dalam sistem mereka.

Direktur Digital dan IT BRI, Arga M Nugraha, menyatakan bahwa sistem keamanan mereka memenuhi standar internasional dan terus diperbarui untuk menghadapi berbagai ancaman. Dia menegaskan bahwa BRI tidak mengalami serangan ransomware dan bahwa seluruh sistem perbankan serta layanan transaksi berjalan normal.

Ia menyatakan bahwa data dan dana nasabah tetap aman, dan langkah-langkah proaktif telah diambil untuk melindungi informasi nasabah. Meskipun ada klaim dari Bashe mengenai pencurian data, BRI menolak anggapan bahwa data yang dipublikasikan berasal dari sistem mereka. Arga menyebutkan bahwa hasil asesmen mendalam menunjukkan tidak ada ancaman ransomware terhadap sistem internal BRI.

BRI menekankan bahwa sistem keamanan mereka memenuhi standar internasional dan terus diperbarui untuk menghadapi potensi ancaman siber. Mereka berkomitmen untuk menjaga keamanan data nasabah dan memastikan layanan perbankan tetap berfungsi dengan baik.

Secara keseluruhan, reaksi BRI menunjukkan upaya untuk meredakan kekhawatiran publik dan memastikan bahwa mereka tetap dapat dipercaya dalam hal keamanan data nasabah di tengah ancaman yang ada.

Kelompok Bashe mengklaim telah mencuri data pribadi, klien, dan keuangan dari BRI. Mereka menggunakan metode pemerasan ganda, yaitu mengenkripsi data korban dan mengancam untuk mempublikasikan informasi sensitif jika tebusan tidak dibayar

Para ahli keamanan siber meragukan keparahan serangan ini. Beberapa analisis menunjukkan bahwa data yang diungkap oleh Bashe mungkin tidak berasal dari sistem BRI, dan ada indikasi bahwa serangan ini mungkin tidak seberat yang dialami oleh lembaga lain sebelumnya

Saat ini, BRI berusaha untuk memastikan nasabah bahwa layanan mereka tetap aman dan berfungsi dengan baik, meskipun ada ancaman dari kelompok hacker. Sementara itu, batas waktu untuk pembayaran tebusan oleh Bashe akan segera berakhir, dan situasi ini terus berkembang seiring dengan penilaian lebih lanjut terhadap potensi ancaman yang ada.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Harga Tetap, Isu Pertalite Naik Hoaks

25 September 2026 - 21:41 WIB

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

Trending di Nasional