Menu

Mode Gelap

Nasional

Ucapan Prabowo soal Desa dan Dolar Jadi Sorotan

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto meresmikan  SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Malang Selatan, Selasa, 13 Januari 2026. Lokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, menyusul peletakan batu pertama pada November 2023 oleh Wakil Menteri Pertahanan. Foto: tangkap layar video youtube@beritasatu Perbesar

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Malang Selatan, Selasa, 13 Januari 2026. Lokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, menyusul peletakan batu pertama pada November 2023 oleh Wakil Menteri Pertahanan. Foto: tangkap layar video youtube@beritasatu

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Kementerian Keuangan Republik Indonesia memberikan tanggapan atas viralnya pernyataan Prabowo Subianto Presiden RI terkait masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar AS di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.

Yudhi Sadewa Menteri Keuangan Purbaya (Menkeu) menegaskan, pernyataan Praboso disampaikan dalam konteks masyarakat pedesaan dan bukan menunjukkan ketidaktahuan terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Itu kan bicara di pedesaan. Itu konteksnya di situ, untuk orang sana. Bukan berarti Pak Presiden nggak ngerti rupiah. Beliau kan jago, beneran,” ucap Purbaya di Istana Presiden, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Purbaya mengatakan, pernyataan Presiden yang menyinggung masyarakat desa tidak menggunakan dolar merupakan bentuk komunikasi untuk mencairkan suasana di tengah kekhawatiran publik terhadap pelemahan rupiah.

“Untuk menghibur rakyat aja di situ. Saya lihat konteksnya di perdesaan waktu kemarin itu, enggak papa ngomong begitu,” kata Purbaya.

Saat ditanya dampak penguatan dolar AS hingga ke desa, Purbaya hanya memastikan keadaan fiskal bagus, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kuat.

“Fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus. Besok saya akan jumpa pers masalah APBN. APBN kita yang sebagian majalah ekonomi bilang berantakan. Nggak, kita bagus sekali. Dan mereka nggak ngerti apa yang kita kerjakan,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut masyarakat tak khawatir dengan pelemahan rupiah yang kini menembus Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, masyarakat khususnya di desa tidak perlu khawatir karena sehari-harinya tidak menggunakan dolar AS.

“Selama Purbaya (Menteri Keuangan) bisa senyum, tenang saja, tidak usah khawatir. Mau dolar berapa ribu pun, kalian di desa tidak pakai dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,” kata Prabowo.

Meski begitu di media sosial ramai kritikan terhadap Prabowo. Warganet kerap mengingatkan Presiden soal bahan baku tempe, yaitu kedelai yang diimport.

Pengamat sektor energi juga menegaskan bahwa pembelian minyak mentah menggunakan dolar, di mana perlemahan rupiah sangatlah berpengaruh pada kondisi APBN, yang harus menanggung beban tersebut.

“Kalau kita masih tergantung pada energi fosil yang kita sendiri adalah importir, net importer artinya meskipun kita ada yang diekspor juga. Tapi lebih banyak yang diimpor, maka itu akan menekan rupiah juga karena membelinya pakai dolar kan,” kata Firdaus Cahyadi Program Officer Natural Resources and Climate Justice Yayasan Tifa.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Saksi Rahasia Serahkan Dana Rp8,3 Miliar ke KPK, Kasus OTT KKP Banjarmasin Mulyono Purwo

8 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Trending di Nasional