Menu

Mode Gelap

Nasional

Konflik Sosial di NTT 2 Tewas 4 Luka, Menko Pratikno: Pemerintah Serius Menyelesaikan

badge-check


					Menko PMK, Praktno sedang bercengkerama dengan murid-murid Sekolah Dasar saat kenjungan ke Adonara Barat, Flores Timur, NTT, Senin (25/11/2024). Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Praktno sedang bercengkerama dengan murid-murid Sekolah Dasar saat kenjungan ke Adonara Barat, Flores Timur, NTT, Senin (25/11/2024). Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono)

FLORES TIMUR, SWARAJOMBANG.com — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan pemerintah serius dalam menangani konflik sosial yang terjadi di Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT. Pemerintah ingin hadir menjadi solusi bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami sangat ingin hadir menjadi solusi bagi masyarakat. Konflik serupa tidak boleh terulang lagi,” ujar Pratikno usai meninjau lokasi konflik dan bertemu dengan sejumlah tokoh dari dua belah pihak di Adonara Barat, pada Senin (25/11/2024).

Konflik sosial yang mengakibatkan kerusakan sebanyak 52 rumah, 2 orang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka itu, telah disikapi serius oleh pemerintah melalui Rapat Tingkat Menteri pada 20 November 2024 lalu.

Dalam rapat tersebut, konflik ini ditetapkan sebagai “Kondisi Keadaan Tertentu,” yang memungkinkan penanganannya dapat dibiayai oleh BNPB.

Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan juga telah disampaikan kepada Presiden melalui surat resmi untuk memperoleh Persetujuan/Keputusan Presiden.

Terkait tindak lanjut penyelesaian konflik, Pratikno menekankan pentingnya ketegasan dalam penetapan batas wilayah, batas desa, dan kepastian status lahan untuk mencegah konflik serupa di masa mendatang.

“Soal batas wilayah, batas desa, dan kepastian status lahan akan segera kami bahas bersama Pemerintah Provinsi NTT dalam rapat siang ini,” ujarnya.

Di sisi lain, logistik bagi masyarakat terdampak di Adonara Barat akan dipastikan tersedia. Penyalurannya akan dilakukan bersamaan dengan distribusi logistik bagi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

“Untuk sementara, saudara-saudara kita yang mengungsi telah dibantu kebutuhan hidupnya oleh BNPB dan Kementerian Sosial. Pemerintah juga berusaha keras membantu pemulihan, baik itu pemukiman maupun kebutuhan lainnya,” lanjut Pratikno.

Saat kunjungan tersebut, Pratikno menyerahkan santunan dari Kementerian Sosial kepada ahli waris korban meninggal dunia dan untuk korban yang luka-luka.

Selain itu juga diserahkan paket bantuan sembako bagi warga Desa Ilepati dan Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat.

Pemerintah berkomitmen penyelesaian masalah di Adonara Barat harus sampai ke akar-akarnya. Sebuah kebutuhan besar yang dirasakan oleh masyarakat di salah satu desa yaitu sarana jalan sebagai urat nadi perekonomian dan pengakhiran keterisoliran dari daerah lainnya.

Pembangunan kembali rumah akan diupayakan secepat mungkin, agar masyarakat setempat yang mayoritas beragama Katolik dapat merayakan Hari Natal dengan tenang.(*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Youtube Siarkan Langsung Piala Dunia 2026

23 Maret 2026 - 15:58 WIB

Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret

23 Maret 2026 - 15:53 WIB

Tol Jombang-Mojokerto Antre 5 KM akibat Dilewati 171.000 Kendaraan Lebaran

22 Maret 2026 - 21:50 WIB

Jasad Dokter Shanti Hastuti Membusuk Tangan Terikat Kabel, Serta Mulut Disumpal Kain Hitam

22 Maret 2026 - 20:42 WIB

Sopir dan Dua Penumpang Lolos dari Maut, Saat Ford EcoSport Terbakar di KM 499 Tol Semarang-Solo

22 Maret 2026 - 20:05 WIB

Tanggul Kali Sadar Jebol Rendam 536 Rumah, Seribu Warga di Tiga Kecamatan Mojokerto Tidak Bisa Lebaran

22 Maret 2026 - 15:21 WIB

Target Hemat 20 % BBM, Pemerintah segera Mengatur ASN Lakukan WFH Sehari Dalam Sepekan

21 Maret 2026 - 16:52 WIB

Sopir Tewas di Tempat 24 Penumpang Luka-luka, Akibat PO Agra Mas Tabrak Truk di Tol Ngawi

21 Maret 2026 - 15:32 WIB

26,7 Kg Sabu Dalam Ban Serep Bersama Pajero Naik Towing, Hasil Operasi Ketupat Polisi di Cileungsi

21 Maret 2026 - 14:48 WIB

Trending di Headline