Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM— Sebuah bangunan tempat usaha sekaligus gudang produksi sol sepatu di Dusun Karobelah 3, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, hangus dilalap si jago merah pada Kamis sore, 8 Oktober 2026.
Api pertama kali terlihat berkobar sekitar pukul 17.00 WIB, disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke langit.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat asap tebal keluar dari bangunan tersebut.
Rendi (45), salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi, mengaku melihat api sudah membesar saat pertama kali terlihat.
“Kami sempat berusaha memadamkan dengan menyiram air, namun api semakin membesar. Kami segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.
Satu tim dari Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Mojoagung segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas berjibaku menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan-bangunan tetangga yang berada di kawasan permukiman padat penduduk.
Hingga pukul 19.00 WIB, api masih dalam proses pendinginan dan belum sepenuhnya dinyatakan padam.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai identitas pemilik usaha secara spesifik, jumlah kerugian materiil, maupun penyebab pasti kebakaran.
Pihak kepolisian dan petugas Damkar masih melakukan penyelidikan awal di lokasi untuk menelusuri titik awal dan sumber api.
Juga belum ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini — warga berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada yang terluka.
Kronologi
- 1 ± 17.00 WIB, Kamis 8/10/2026 Warga melihat asap dan api mulai muncul dari bangunan gudang produksi sol sepatu di Dusun Karobelah 3, Desa Karobelah
- ± 17.05–17.15 WIB Warga sekitar berupaya memadamkan api secara mandiri namun kobaran api semakin membesar
- ± 17.15–17.30 WIB Laporan diterima oleh Damkarla — satu tim dari Pos Damkar Mojoagung bergerak menuju lokasi
- ± 17.30 WIB Petugas Damkar tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman, fokus mencegah api merembet ke rumah warga sekitar
- Sore–Malam 8/10/2026 Api berhasil dikendalikan agar tidak meluas, namun bangunan gudang dan isinya ludes terbakar. Proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi masih berlangsung
- Saat ini Penyebab kebakaran, identitas pemilik usaha, dan total kerugian masih dalam proses penyelidikan — belum ada pengumuman resmi. **











