Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Diduga Keracunan MBG, 27 Siswa SMPN 1 Mojoanyar Dirawat di Puskesmas Gayaman Mojokerto

badge-check


					Beberapa ambulans mengangkut 27 siswa SMPN 1 Mojoanyar, ke Puskesmas Gyaman, Mojokerto. Merwka merasa mual, mules, hingga muntah setelah makan dari MBG. Foto: ist Perbesar

Beberapa ambulans mengangkut 27 siswa SMPN 1 Mojoanyar, ke Puskesmas Gyaman, Mojokerto. Merwka merasa mual, mules, hingga muntah setelah makan dari MBG. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

MOJOKERTO, SWARAJOMBANG.COM— Puluhan siswa di SMP Negeri 1 Mojoanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, mengalami keluhan kesehatan serupa pada Rabu siang ini, 7 Oktober 2026.

Sebanyak 27 siswa mengeluhkan pusing, lemas, mual, muntah, serta sakit perut, diduga terkait konsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehari sebelumnya.

Lima belas di antaranya dilarikan ke Puskesmas Gayaman untuk mendapatkan penanganan medis.

Noviana, siswi kelas IX yang ikut mendapatkan perawatan, menceritakan apa yang dialaminya.

“Kemarin siang saya makan menu MBG berupa sate ayam bumbu kacang, nasi, acar, dan buah anggur. Malam harinya perut saya terasa sakit, lalu mual dan muntah berkali-kali. Badan terasa lemas dan pusing,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Chaca Kirana, teman sekelasnya yang juga ikut dirawat.

“Setelah makan sate itu, perut terasa tidak enak. Kemarin malam sudah tidak bisa tidur nyenyak. Hari ini saya belum mau makan apa pun.”

Dyan Anggraini Sulistyowati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, mengonfirmasi peristiwa tersebut secara resmi.

“Total ada 27 siswa yang melaporkan keluhan kesehatan. Dari jumlah itu, 15 siswa kami rujuk ke Puskesmas Gayaman untuk observasi dan penanganan. Kondisi mereka saat ini umumnya membaik, tidak ada yang mengalami gangguan yang mengancam nyawa,” jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa 6 siswa sudah dipulangkan ke rumah dalam keadaan sehat, sementara 8 hingga 9 siswa lainnya masih dipantau petugas medis.

Menu yang dikonsumsi berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jabon Mojoanyar.

EtPihak sekolah yang namanya belum dipublikasikan secara rinci menyatakan belum dapat memastikan penyebabnya, namun mengakui gejala muncul setelah santapan siang kemarin, Selasa, 6 Oktober 2026.

“Hari ini kami hentikan dulu pemberian menu MBG sambil menunggu hasil pemeriksaan lengkap,” ujar perwakilan sekolah.

Saat ini tim kesehatan sedang mengambil sampel sisa makanan dan melakukan pemeriksaan laboratorium guna menentukan penyebab pasti keluhan tersebut.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Petugas Gerebek Rumah Judol di Kompleks Cijantung, Meringkus 11 Tersangka dan 32 Komputer

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Massa dari Palengaan Pamekasan Gunakan Alat Berat Robohkan Bangunan Calon Gerai Indomart

7 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Denny Indrayana dan Refly Harun Ajukan Pemakzulan Wapres Gibran ke DPR – MPR RI

7 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Samin Alami Luka Bakar Serius, Mobil Pikup Berisi Buah Habis Dilalap Jago Merah di Peterongan

6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Nusron Wahid Diharapkan Jadi Saksi di KPK Pekan Ini

6 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Catatkan Letusan ke-1.924 Sepanjang Tahun 2026

6 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Ledakan Dahsyat Resto Nasi Tempong Pakuwon City: 5 Korban Lukaluka, 41 Bangunan dan Kendaraan Rusak

6 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Kebakaran Ruang Produksi dan Gudang Air Kemasan di MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang

5 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Bahlil: Tarif Listrik Selama Oktober Tak Berubah

5 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Trending di Nasional