Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-
Kebijakan strategis Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) dalam memanfaatkan kekayaan kultural dan soft power global menorehkan pertumbuhan signifikan.
Kampanye pemasaran terintegrasi bertajuk “Amazing Thailand: Feel All the Feelings” yang mengandalkan Lisa BLACKPINK sebagai duta merek (brand ambassador), dilaporkan berhasil menghasilkan nilai publisitas (publicity value) masif sebesar 567 juta baht atau setara 17 juta dolar AS (sekitar Rp258 miliar).
Berdasarkan tinjauan performa kuartalan yang dirilis oleh TAT, penetrasi makro dari kampanye ini berhasil mengamankan lebih dari 448 juta paparan media (media impressions) serta 464 juta interaksi digital di seluruh dunia.
Peluncuran resmi yang mengambil latar kawasan bersejarah Wat Arun di Bangkok sendiri berkontribusi menyumbang nilai hubungan masyarakat (PR value) hingga 409 juta baht dari total valuasi publikasi tersebut.
Dampak pengganda ekonomi (economic multiplier effect) dari keterlibatan Lisa tidak hanya berpusat pada agregat makro, melainkan mentransmisikan stimulasi finansial secara langsung ke destinasi wisata sekunder (daerah penyangga).
Data statistik pergerakan ekonomi pariwisata mencatatkan indikator pertumbuhan riil di beberapa titik lokalisasi kampanye:
– Danau Teratai Merah (Red Lotus Sea), Udon Than: Volume kunjungan wisatawan melonjak 79,66% year-on-year (yoy). Lonjakan volume ini mendorong pertumbuhan pendapatan pariwisata daerah meroket hingga 208,07%.
– Taman Nasional Khao Sok: Mengalami ekspansi basis kunjungan sebesar 34% dalam periode pemantauan.
– Pertumbuhan Wilayah Non-Target: Efek limpahan pariwisata (tourism spillover effect) juga terdeteksi di wilayah luar lokalisasi syuting iklan utama, salah satunya Provinsi Phayao yang membukukan kenaikan pendapatan pariwisata sebesar 8,48%.
Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Malang Hadiri Opening Ceremony Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Malang 2026
Kolaborasi ini menjadi instrumen transisi pariwisata Thailand menuju peta jalan “The Year of Transformation”, yang memprioritaskan pariwisata berbasis nilai (value-driven tourism) dibandingkan sekadar mengejar kuantitas volume turis.
Hingga penutupan tahun fiskal, TAT memproyeksikan perolehan tambahan sekitar 5 hingga 10 juta kunjungan wisatawan mancanegara baru. Sektor pariwisata ini ditargetkan mampu menyuntikkan tambahan devisa riil senilai 250 miliar hingga 500 miliar baht (kisaran Rp114 triliun – Rp228 triliun) langsung ke dalam kas domestik Thailand.****











