Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Hadapi Bahaya Laten Judi Online, Menko PMK: Tokoh Masyarakat dan Agama Berperan

badge-check


					Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Ipong D Cahyono

JAKARTA, SWARAJOMBANG.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan memiliki peran penting untuk mencegah kejahatan perjudian daring (judi online) di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menko PMK dalam Rapat Koordinasi Pengarahan Tentang Pencegahan Perjudian Daring, yang dihadiri oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Menkominfo Budi Arie Setiadi, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, jajaran pejabat dari Kementerian/Lembaga, serta unsur tokoh masyarakat dan tokoh keagamaan, di Kantor Kemenko PMK, pada Selasa (25/6/2024).

Menurut Menko Muhadjir, upaya pemerintah telah serius dalam memberantas judi online dengan adanya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Satgas Pemberantasan Perjudian Daring, dengan upaya pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi.

Namun, upaya itu, kata Muhadjir juga perlu dikuatkan dengan peran tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Kita ingin mengajak seluruh komponen strategis yang ada di masyarakat untuk ikut bersama-sama melakukan pencegahan dan penindakan terhadap praktik judi online yang sudah sangat meresahkan untuk keutuhan bangsa kita,” ujarnya.

Muhadjir Effendy menyampaikan, bahaya laten dari judi online sudah sangat terasa. Berbagai kalangan dari yang kaya sampai miskin, laki-laki dan perempuan, dari orang tua, muda, sampai anak-anak pun sudah banyak yang terjerumus judi online.

Menurutnya, bahaya kejahatan judi online sangat mengkhawatirkan dan mengancam ketahanan bangsa.

Karena itu, Muhadjir menegaskan, tokoh masyarakat dan tokoh keagamaan berperan penting dalam mengimbau masyarakat dan mencegah supaya tidak terjebak dalam lingkaran perjudian online, serta dapat menyadarkan mereka yang sudah terjebak betapa bahayanya judi online.

“Bapak-bapak (para tokoh masyarakat dan tokoh agama) adalah keyperson yang diharapkan bisa menjadi penentu menentukan keberhasilan Satgas dalam memberantas perjudian terutama dari sisi pencegahan, dalam rangka untuk mengindahkan masyarakat kita umat kita jangan sampai terhanyut judi online,” jelasnya.

Muhadjir menerangkan, tokoh masyarakat dan tokoh agama memiliki pemahaman dan kedekatan yang baik dengan masyarakat. Dia mengatakan, upaya persuasif dari tokoh masyarakat dan tokoh agama bisa menjadi kunci supaya masyarakat bisa terhindar dari kejahatan judi online.

“Yang tau persis yang bisa meyakinkan masyarakat dan umat adalah bapak-bapak sekalian. Dan itu kalau sudah dilaksanakan dengan massif dan betul-betul masuk ke dalam relung hati para umat dan masyarakat. Saya yakin itu merupakan benteng paling pokok disamping kita terus tetap melakukan pemblokiran terhadap situs, server, kita kejar bandarnya, kita upayakan penjudinya ditindak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir juga menegaskan kepada masyarakat supaya tidak mudah menerima iming-iming tawaran meminjam nama dan rekening dengan mendapatkan imbalan. Hal itu lantaran telah banyak modus yang dilakukan para bandar judi online yang menggunakan nama dan rekening bank orang lain untuk digunakan sebagai tempat transaksi judi online.

“Saya ingin tegaskan, untuk masyarakat terutama ibu-ibu dan bapak-bapak di desa kalau ada orang yang ingin pinjam nama dan nomor rekening yang nanti akan digunakan untuk judi online dan akan digunakan oleh pihak lain. Dan orang yang memfasilitasi judi online akan dipenjara. Termasuk mereka yang memberikan fasilitas itu juga pelaku,” ungkap Muhadjir.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Disuntik Mati Dua Kali, Tubuh Christa Pike Menolak Mati

2 Oktober 2026 - 20:26 WIB

BPS: Tingkat Hunian Hotel di Malang Turun 5,34 Poin

2 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (64): Sejarah Gelap Phil Sang Kanibal

2 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kebakaran Timpa Ponpes Al Hikmah Diwek, Diduga Konsleting Kerugian Rp200 Juta

2 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RI Jadi Negara No. 2 di Dunia Penipuan Daring, Mr Bert: Data Pribadi Menteri Meutya Hafid Dijual Rp2.000 di Telegram

2 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Blokade Jl. Jagir Wonokromo Bubar, Pertamina dan GSJT Bertemu BPH Migas 5 Oktober 2026

2 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Gus Ipul Layangkan Somasi ke Gus Lilur, Isinya Minta Dibuktikan Tuduhan Aliran Rp480 M ke Muktamar NU

2 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Jadi Tumbal Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mengundurkan Diri

1 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Mulai 1 Oktober Sampai Akhir November 2026, Pemprov Jatim Pemutihan Pajak

1 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Trending di Nasional