Menu

Mode Gelap

Nasional

Gus Arif Sebut Uang Miliaran Itu Milik Menteri Yusron Wahid, Saa Ditangkap Petugas KPK

badge-check


					KPK saat meringkus dan menggeledah Aeif Sugiyanto alias Gus Arif, menyatakan uang itu milik menteri Nusron Wahid. Foto: instagram@dialek Perbesar

KPK saat meringkus dan menggeledah Aeif Sugiyanto alias Gus Arif, menyatakan uang itu milik menteri Nusron Wahid. Foto: instagram@dialek

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

 JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM — Temuan spektakuler 20 koper berisi uang tunai dan valuta asing senilai ratusan miliar rupiah di kediaman mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto (51), di Perumahan CitraGrand, Cibubur, menimbulkan pengakuan yang mengejutkan.

Saat tim KPK melakukan penggeledahan pada Senin, 14 September 2026, di tengah tumpukan uang yang memenuhi ruangan, Arif Sugiyanto, akrab disapa Gus Arif,  secara langsung menyatakan: “Uang ini bukan milik saya. Ini milik Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.”

Pengakuan itu kini menjadi pusat penyidikan KPK. Namun satu hal yang harus ditegaskan: KPK belum membenarkan kebenaran pernyataan tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjawab dengan hati-hati ketika ditanya media.

“Penyidik tentu akan melakukan pendalaman terhadap temuan uang tersebut. Nantinya pasti akan didalami di tahap penyidikannya,” ujarnya singkat dan tegas, tanpa membenarkan maupun menyangkal.

Siapa sebenarnya Gus Arif? Ia bukan sekadar mantan Bupati Kebumen.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas selama 20 tahun — dari 1997 hingga 2017.

Setelah pensiun dari polisi, ia memenangkan pilkada dan menjabat Bupati Kebumen 2021–2024.

Kini, dalam usia 49 tahun, ia ditetapkan sebagai tersangka dengan peran sebagai pengepul utama aliran uang suap dari berbagai pengembang properti.

Yang menarik perhatian penyidik adalah: jika seluruh uang itu benar-benar milik Nusron Wahid, mengapa ditemukan pula Rp8 miliar terpisah dalam sembilan koper merah yang dikaitkan dengan Dirjen Lampri?

Mengapa ada mutasi tunai Rp10 miliar masuk ke rekening pribadi Arif pada 7 September 2026 — seminggu sebelum OTT terjadi? Dan mengapa Arif menerima langsung Rp1,8 miliar dari Erwin.

Bisa juga sebagian benar — sebagian uang memang milik menteri, sebagian lain hasil koleksi pribadi Arif dari jaringan suap yang ia kelola.

Sampai saat ini, Nusron Wahid belum dipanggil, belum diperiksa, dan belum ditetapkan sebagai tersangka. KPK menegaskan: setiap klaim dari tersangka harus dibuktikan dengan barang bukti lain.

“Prinsipnya: pengakuan saja tidak cukup. Harus ada bukti pendukung yang menguatkan,” kata Achmad Taufik Husein, Plt. Direktur Penyidikan KPK.

Masyarakat diminta tidak menganggap pengakuan Gus Arif sebagai fakta yang sudah terbukti. Benar atau tidaknya — itu adalah pekerjaan penyidik untuk membuktikannya.

Dan semua mata kini tertuju pada satu pertanyaan besar: Akankah Nusron Wahid akhirnya dipanggil untuk menjelaskan 20 koper uang yang diklaim sebagai miliknya itu?**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sita Uang Pelicin Rp106,3 Miliar OTT BPN Bogor, KPK Ungkap 4 Orang Tersangka Kaki Tangan Nusron Wahid

16 September 2026 - 08:15 WIB

Laporan Terbaru KM Virgo 8: Sebanyak 107 Selamat, 6 Meninggal Dunia, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:22 WIB

Polisi Keluarkan Tembakan Berkali Kali, Halau Aksi Demo Massa Bali Ledo Bawa Jenazah Jowi Tana

15 September 2026 - 22:20 WIB

KPK Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar Hasil OTT di ATR/BTN Bogor

15 September 2026 - 20:53 WIB

KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Sita 20 Koper Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 20:08 WIB

KPK Ringkus Pengurus DPP Golkar Fahd El Fouz, Kasus Suap Urus HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:39 WIB

Menteri Amran Tarik 25 Merk Beras Fortifikasi Tidak Lolos SNI, Harga Rp13.000 Dijual Rp57.000/ Kg

15 September 2026 - 18:59 WIB

Tugboat BMT 20 Tenggelam di Laut Bawean, Delapan Awak Diselamatkan SAR Jawa Timur

15 September 2026 - 18:02 WIB

Keracunan Makanan MBG dari SPPG Polres Kisaran, 30 Siswa MTs N Diangkut ke Rumah Sakit

15 September 2026 - 17:23 WIB

Trending di Nasional