Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

21 Hari Tewasnya Ruly Yunis, Keluarga Bikin Sayembara Berhadiah Rp20 Juta Tangkap Erlan

badge-check


					Keluarga mendiang Ruly Yunis Setiawati,50, mengeluarkan sayembara berhadiah Rp20 juta upaya percepat pengungkapan dugaan kasus pembunuhan Ruly Yunis. Foto: ist Perbesar

Keluarga mendiang Ruly Yunis Setiawati,50, mengeluarkan sayembara berhadiah Rp20 juta upaya percepat pengungkapan dugaan kasus pembunuhan Ruly Yunis. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

BANGKALAN, SWARAJOMBANG.COM —  Melalui kuasa hukumnya, keluarga resmi mengumumkan sayembara berhadiah senilai Rp20 juta bagi siapa saja yang mampu memberikan informasi akurat sehingga pria berinisial E, 54, bisa ditangkap dalam kasus temuan jasad perempuan ASN Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, 50.

Hampir tiga minggu berlalu sejak ditemukannya jasad Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (RYS, 50), di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo

Pihak kekuarga menempuh cara ini untuk mempercepat pengungkapan kasus.

Melalui kuasa hukumnya, keluarga resmi mengumumkan sayembara berhadiah senilai Rp20 juta bagi siapa saja yang mampu memberikan informasi akurat sehingga pria yang diduga sebagai pelaku berhasil ditangkap pihak berwajib.

Pengumuman ini disampaikan secara resmi pada Senin, 6 Juli 2026, dan kini menyebar luas di berbagai media sosial serta mendapat perhatian masyarakat.

Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, menegaskan inisiatif ini murni keinginan keluarga, bukan program resmi kepolisian maupun pemerintah daerah.

“Kami ingin meminta bantuan seluruh elemen masyarakat. Jika ada yang mengetahui keberadaan orang yang dimaksud, silakan sampaikan, dan kami siap memberikan apresiasi tersebut sebagai tanda terima kasih,” ujar Risang.

Pria yang dicari berinisial E, diduga bernama Erlan, berusia sekitar 54 tahun, dan beredar informasi menyebutkan berdomisili di wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang — meski data identitas ini masih dalam tahap verifikasi kepolisian.

Berdasarkan keterangan keluarga dan penyelidikan sementara, sosok ini sempat terdeteksi jejaknya di wilayah Jawa Tengah, namun diduga terus berpindah-pindah tempat tinggal secara diam-diam untuk menghindari penelusuran.

Tipuan Asmara

Keluarga menduga kasus ini bermula dari modus penipuan asmara atau love scam, yang kemudian berujung pada tindakan yang tidak diinginkan.

Korban diketahui berangkat bersama pria tersebut meninggalkan Bangkalan menggunakan mobil dinas, sebelum akhirnya jasadnya ditemukan di lokasi Juanda pada 17 Juni 2026.

Pihak Polres Bangkalan menyambut baik langkah keluarga sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati.

“Kami tidak menetapkan sayembara resmi, namun dukungan masyarakat sangat berharga. Silakan sampaikan informasi ke kantor polisi terdekat, jangan melakukan tindakan sendiri demi keselamatan bersama,” tegas perwakilan penyidik.

Sayembara Rp20 juta ini baru akan diserahkan jika informasi yang diberikan terbukti benar, mengarah langsung pada lokasi tersangka, dan pelaku benar-benar tertangkap secara sah oleh kepolisian.

Hingga kini belum ada laporan informasi yang membuahkan hasil penangkapan, namun keluarga berharap langkah ini bisa memecah keheningan dan membawa pelaku ke pengadilan secepatnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Trending di Nasional