Menu

Mode Gelap

Nasional

Dinkop-UMKM Jombang Beri Pelatihan 21 Ibu-ibu Plumbon Gambang: Kripik Pisang dan Tahu Krispi

badge-check


					Sebanyak 21 ibu ibu warga desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang, mendapat pelatihan membuat kripik pisang dan tahu krispi. Di pendopo desa, Kamis-Jumat, 11-12 Juni 2026. Foto: swarajombang.com/ priyo suwarno Perbesar

Sebanyak 21 ibu ibu warga desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang, mendapat pelatihan membuat kripik pisang dan tahu krispi. Di pendopo desa, Kamis-Jumat, 11-12 Juni 2026. Foto: swarajombang.com/ priyo suwarno

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Merealisasikan Program Sebagai upaya memberdayakan potensi ekonomi di tingkat desa, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) Kabupaten Jombang menggelar pelatihan pengolahan pangan kripik pisang da krispi kepadav21 warga perempuan dari Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo.

Progran MANTRA adalah singkatan dari: Maju, Amandah, Nyat, Terencana, dan Rakyat sejahtera.

Program ini bertujuan mengubah desa dari sekadar wilayah administratif menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya yang mandiri.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (11–12 Juni 2026) bertempat di Pendopo Desa Plumbon Gambang.

Pembukaan pelatihan membuat kripik pisang dan tahu krispi di pendopo desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang Kamis-Jumat 11-12 Juni 2026. Foto: swarajombang.com/ priyo suwarno

Pelatihan ini difokuskan pada pembuatan dua jenis olahan makanan yang memiliki prospek pasar menjanjikan, yaitu kripik pisang dan tahu walik krispi.

Peserta diajarkan mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, cara menciptakan rasa yang khas, hingga teknik pengemasan yang menarik agar produk tahan lama dan bernilai jual lebih tinggi.

Acara dihadiri Kepala Dinas Hari Purnomo, dab  Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMK Jombang, M Jawahairul Ukum, beserta tenaga pelatih

Dalam sambutanya, Hari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi kaum perempuan di pedesaan.

“Desa Plumbon Gambang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya pisang dan kedelai. Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak warga mengolah bahan baku lokal menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan,” ujarnya.

Kades Plumbon Gambang, Nurwakit, ikut mendampingi ibu ibu menggoreng tahu krispi, dalam pelatihan skil goreng kripik pisang dan tahu krispi. Foto: swarajombang.com/ priyo suwarno

Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pengetahuan dasar mengenai manajemen usaha sederhana, cara menghitung biaya produksi, serta strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar lokal maupun antarwilayah.

Salah satu peserta, Siti Aminah, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap keterampilan yang didapat dapat segera dipraktikkan di rumah dan dikembangkan bersama warga lain.

“Selama ini bahan baku hanya dijual mentah. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami jadi tahu cara mengolahnya menjadi camilan yang enak dan tahan lama. Semoga ke depannya bisa membuka usaha kecil-kecilan dan membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya.

Kepala Desa Plumbon Gambang, Nurwakit, menyambut baik kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk memfasilitasi kelanjutan usaha warga pasca-pelatihan.

Ia berharap ke depannya terbentuk kelompok usaha bersama agar produksi dan pemasaran dapat berjalan lebih teratur.

Jawahairul Ulum menambahkan pelatihan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah, dengan menyesuaikan potensi unggulan masing-masing desa guna memperluas lapangan usaha dan mengurangi angka pengangguran di daerah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

HUT Ke-80 Bhayangkari, Meriah Lomba Mancing Gratis di Kolam Tirtasari Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:54 WIB

Kena Intimidasi Lagi, Tyo Ardianto Temukan Alat Lacak PBX Finder di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:59 WIB

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Forkompimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang, Warsubi: Pintu Investasi Terbuka Lebar

13 Juni 2026 - 16:34 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakbetas, Riadi Ngasiran: Kami Ingin Merebut Kembali Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:40 WIB

Lesbumi NU menyelenggarakan muktamar di Tambakberas, Jombang, 11 - 14 Juni 2026

Nanik S. Deyang Akui Terus Terang sebagai Cupu Presiden, tetapi Cupu yang Baik

13 Juni 2026 - 13:35 WIB

Mark Up Proyek Motor Listrik BGN Rp0,5 Triliun, Andri Mulyono Kerjasama dengan Lodewyk Pusung

13 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kehaksaan Agung telah menahan Andri Mulyono sebagai tersangka baru dalam kasus proyek pengadaan 21.000 unit motor listrik untuk BGN

Lampu Padam, Massa Aksi Mahasiswa UI Membubarkan Diri dari Bundaran HI

12 Juni 2026 - 22:08 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:52 WIB

Beginilah ilutrasi kegabasan pandemi black death yang menimpa Eropa, digambarkan telah menelan korban 50 persen populasi di Eropa
Trending di Nasional