Menu

Mode Gelap

Headline

Bangun Flyover di 1.800 Titik Perlintasan KA, Prabowo: Rp 4 Triliun Bantuan dari Presiden Ya!

badge-check


					Bangun Flyover di 1.800 Titik Perlintasan KA, Prabowo: Rp 4 Triliun Bantuan dari Presiden Ya! Perbesar

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |  Editor:  Priyo Suwarno

BEKASI, SWARAJOMBANG.COM — Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di dekat Stasiun Bekasi Timur untuk mencegah terulangnya kecelakaan di perlintasan kereta api.

Pembangunan itu disebut akan menggunakan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk penanganan perlintasan sebidang di sekitar 1.800 titik rawan di Jawa.

Pernyataan presuden disampaikan, ketika membesuk para korban kecelakaan laka di emplasemen Stasiun KA Bekasi Timur, Rabu 29 April 2026, didampingi Dirut KAI, Bobby Rasyidin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan flyover, karena kawasan Bekasi padat dan kebutuhan transportasi kereta api sangat mendesak.

“Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat ya dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, “Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden”

Menurut Prabowo, masih banyak perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang belum dijaga dan membutuhkan pembenahan segera demi keselamatan masyarakat.

Rencana pembangunan itu juga dikaitkan dengan upaya menghentikan operasional perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan

Krinologi
Di sisi lain, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan kronologi awal insiden yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

Bobby menyebut peristiwa itu diduga diawali temperan taksi hijau di JPL 85 yang kemudian mengganggu sistem perkeretaapian di kawasan stasiun.

“Keja­dian ini di jam 9 kurang, yang diawali dengan ada temperan taksi hijau, itu di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini agak terganggu,” ujar Bobby.

Bobby juga menyampaikan pembaruan data korban dan pemulihan jalur. Dalam laporan yang dikutip dari pemberitaan televisi dan kantor berita, jumlah korban meninggal dunia sempat disebut mencapai 15 orang dengan 84 korban luka-luka pada pembaruan Selasa pagi, sementara jalur hilir Bekasi-Tambun sudah bisa kembali dilalui.

“Per jam 01.24 WIB track kita yang di jalur hilir itu sudah beroperasi, setelah kita tadi mengevakuasi mobil taksi tadi ya beserta dengan KRL-nya yang tertemper oleh mobil taksi itu,” kata Bobby.

Pemerintah pusat menyatakan anggaran proyek flyover akan berasal dari APBN atau bantuan presiden, dengan sasaran memperbaiki titik-titik perlintasan sebidang yang berisiko tinggi.

Rencana itu juga disebut sebagai tindak lanjut atas dorongan daerah dan kebutuhan keselamatan transportasi yang mendesak. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Enam Penonton Tewas 11 Lukaluka, Mobil Balap Hilang Kendali Drag Race di Kotamubagu

9 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Satpol PP Surabaya Ringkus Pencuri 7 Bangku Taman, Diangkut Pakai Ambulans

9 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Program Bebas Tunggakan Pajak Disambut Antusias Ratusan Ojol Malang

9 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Ada Saksi Rahasia Serahkan Dana Rp8,3 Miliar ke KPK, Kasus OTT KKP Banjarmasin Mulyono Purwo

8 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Nasional