Menu

Mode Gelap

Hobies

Kejati Tetapkan Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim, Tersangka Pemerasan Izin Pertambangan

badge-check


					Kejaksaan Tinggi Jatim menangkap dan menetapkan tiga pejabat utama di lingkungan ESDM Pemprovcc Jawa Timur,sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan pungli kepada para pengusaha pencari izin tambang,Jumat 17 April 2027. Foto: ist Perbesar

Kejaksaan Tinggi Jatim menangkap dan menetapkan tiga pejabat utama di lingkungan ESDM Pemprovcc Jawa Timur,sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan pungli kepada para pengusaha pencari izin tambang,Jumat 17 April 2027. Foto: ist

Penulis: Siri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) resmi menetapkan tiga pejabat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pungutan liar (pungli) dan pemerasan dalam proses perizinan. Ketiganya langsung ditahan 20 hari untuk memperlancar penyidikan.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo Santoso, mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers pada Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa pentetapan tiga tersangka itu sejak dimulai penyelidikan telah dimulai  14 April 2026 berdasarkan laporan masyarakat, khususnya pemohon izin yang merasa dirugikan.

Penyidik Kejati menyita Rp2,36 miliar dari ketiga tersangka, terdiri dari:

  • Tersangka AM (Aris Mukiyono): Rp494 juta (tunai + rekening)

  • Tersangka Oni Setiawan, Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Jawa Timur.: Rp1,64 miliar tunai

  • Tersangka Hermawan, Ketua Tim Kerja Pengusahaan Air Tanah di Dinas ESDM Jawa Timur.: Rp229,68 juta dari rekening,

Total sitaan mencapai Rp2,36 miliar, ditambah dokumen bukti transaksi, perangkat elektronik, dan empat kontainer boks bukti dari penggeledahan.

Praktik pungli, gratifikasi, dan pemerasan terjadi dalam penerbitan izin usaha pertambangan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Modus utamanya, penyidik sengaja memperlambat proses perizinan jika pemohon menolak membayar, meski syarat dokumen sudah lengkap.

Besaran pungutan bervariasi dari Rp5 juta hingga Rp200 juta per izin, dengan rincian:

  • Izin tambang baru/penambahan: Rp50 juta–Rp200 juta.

  • Izin perpanjangan tambang: Rp50 juta–Rp100 juta.

  • Izin air tanah (SIPA): Rp5 juta–Rp20 juta per pengajuan, akumulasi Rp50 juta–Rp100 juta per izin.

Rata-rata pungli per izin mencapai Rp50 juta–Rp80 juta, berdasarkan pengakuan para pemohon.

Kronologi

  • 14 April 2026: Penyelidikan dimulai secara senyap atas laporan masyarakat.

  • 16 April 2026: Penggeledahan maraton di kantor Dinas ESDM Jatim selama 5-7 jam.

  • 17 April 2026, pagi: Pengumpulan bukti tambahan dari kediaman tersangka dan pemeriksaan saksi.

  • 17 April 2026, 10:41 WIB: Konferensi pers resmi; Wagiyo umumkan penetapan tersangka dan sitaan.

  • 17 April 2026, siang: Tersangka ditahan; koordinasi dengan PPATK dimulai untuk telusuri aliran dana, termasuk indikasi TPPU.

Kejati Jatim menegaskan komitmen menelusuri aliran dana lebih lanjut dan membuka kemungkinan tersangka tambahan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

FPII Melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya, Ucapannya Bangkitkan Sensivitas Agama

17 April 2026 - 18:55 WIB

Terkait Dugaan Pungli Dinas ESDM Jatim, Kejati Sita Uang Rp2,3 Miliar 

17 April 2026 - 17:25 WIB

Kades Sampurno Dibacok dan Dikeroyok 15 Orang, Tampak Sudah Sehat dan Bisa Ketawa

16 April 2026 - 21:49 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Kecamatan Plandaan Jombang Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan: Untuk Pembangunan Infrastruktur

16 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Warsubi Melepas 115 ASN Purna Bhakti: Ingat Ikatan Batin Tetap Terus Dijaga!

16 April 2026 - 16:34 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

DPRD Jombang Dorong Perda Jasa Konstruksi untuk Pembangunan Tertib dan Berkualitas

15 April 2026 - 21:03 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 6): Jagoan, Bandit, dan Hukum yang Timpang

15 April 2026 - 19:24 WIB

Trending di Headline