Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Reruntuhan Roket China CZ-3B R/B Jatuh di Samudera, bukan di Gedung Aji Tulang Bawang Lampung

badge-check


					Bukan rudal atau benda luar angkasa, melainkan reruntuhan roket milik China CZ-3B R/B yang tampak jelas terlihat oleh warga Lampung sekitarnya. Benda yang terbakar itu kemudian nyemplung ke Samudera, bukan di kawasan lahan Gedung Aji, DPRD Kabupaten Tulang Bawang, sekitar pukul 20.00 wib, Sabtu malam 4 April 2026. Foto: kolase/ instagram Perbesar

Bukan rudal atau benda luar angkasa, melainkan reruntuhan roket milik China CZ-3B R/B yang tampak jelas terlihat oleh warga Lampung sekitarnya. Benda yang terbakar itu kemudian nyemplung ke Samudera, bukan di kawasan lahan Gedung Aji, DPRD Kabupaten Tulang Bawang, sekitar pukul 20.00 wib, Sabtu malam 4 April 2026. Foto: kolase/ instagram

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

LAMPUNG, SWARAJOMBANG.COM – Benda berharis garis menyala di malam hari sekitar pukul 20.00 WIB melintas di langit Lampung, khususnys di kawasan Tulang Bawang. Benda mirip temabakan rudal itu melayang lama dan panjang, kemudian menghilang.

Semakin mengetarkan, karena muncul sebuah video bahwa benda berbahaya itu ternyata jatuh di kawasan  Gedung Aji, Tulang Bawang, Lampung.

Warga berhamburan keluar rumah, mata terpaku pada benda bercahaya yang meluncur deras, seolah meteor raksasa hendak mendarat tepat di depan pintu.

Video amatir langsung meledak di media sosial: “Ini jatuh di dekat DPRD!” seru netizen @Gi_N0ng, sambil rekam kobaran oranye menyala terang, diiringi keriuhan massa. Tapi, apa jadinya jika sensasi viral itu ternyata… hoaks antariksa?

Fenomena ini bukan sekadar gosip medsos. Pada Sabtu malam, 4 April 2026, pukul 19.56 WIB, langit Lampung benar-benar diterangi jejak api panjang. Bukan pesawat, bukan drone, melainkan “sampah antariksa” dari roket China CZ-3B R/B yang sudah pensiun.

Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) langsung turun tangan, mengonfirmasi: benda itu terbakar saat menembus atmosfer, pecah jadi serpihan-serpihan seperti kembang api raksasa.

“Ciri khas roket bekas, bukan meteor alam,” tegas peneliti OAIL, yang kini memantau data lintasan untuk pastikan tak ada fragmen nyasar ke daratan.

Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, menambahkan plot twist: lintasan roket itu dari India, meluncur ke Samudera Hindia, dan mendarat aman di pantai barat Sumatera.

“Tidak berbahaya, karena sudah hangus total di atmosfer,” katanya. Bayangkan, ribuan kilometer di atas kita, puing-puing luar angkasa ini jadi saksi bisu misi-misi ambisius China – tapi untungnya, bukan jadi ancaman di tanah Lampung.

Sementara itu, hiruk-pikuk medsos tak terbendung. Video yang sama beredar dengan klaim liar: jatuh di Gedung Aji, dekat DPRD Tulang Bawang, bahkan Lampung Timur.

Warga Gedung Aji – kecamatan kecil di Tulang Bawang – cerita soal “cahaya biru menyilaukan” yang bikin anak-anak menangis ketakutan.

Polda Lampung langsung gerak cepat, koordinasi dengan Kapolres setempat hingga Minggu pagi, 5 April 2026. Hasilnya nihil: tak ada laporan warga, tak ada puing, tak ada ledakan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membantah tegas klaim viral itu.

“Koordinasi dengan Dr. Robiatul Mustaba dari ITERA jelas: arah jatuh ke samudera, bukan daratan Lampung. Pengecekan lapangan di Tulang Bawang dan Lampung Timur aman total,” ujarnya.

Situasi terkendali, hoaks dibantai fakta – tapi cerita ini jadi pengingat: di era medsos, langit bisa “jatuh” kapan saja, asal verifikasi dulu.

Kini, OAIL terus pantau kemungkinan fragmen kecil. Sampah antariksa seperti CZ-3B ini bukan yang pertama; ribuan puing roket mengorbit Bumi, menunggu giliran terbakar. Bagi warga Lampung, malam itu jadi petualangan tak terlupakan: dari panik viral ke lega ilmiah. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Jatim Siapkan Peluncuran Trans Jatim Koridor-2 Akhir Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Trending di Nasional