Menu

Mode Gelap

Nasional

BPBD Jombang Tangani 12 Rumah Rusak Akibat Hujan dan Angin Kencang di Jogoroto dan Sumobito

badge-check

Penulis: Arief H. Soesatyo  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang melakukan penanganan korban hujan deras disertai angin kencang merusak total 12 rumah warga di Kabupaten Jombang pada Minggu, 8 Maret 2026.

Tujuh rumah rusaj di Dusun Belud, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto mengalami kerusakan ringan pada atap, satu rumah rusak sedang, serta empat teras rumah di Desa Menturo, Kecamatan Sumobito rusak ringan.

Dijutip dari situs Jombangkab.go.id, Unit Operasi Pusdalops PB BPBD Jombang langsung lakukan kaji cepat untuk identifikasi dampak dan langkah penanganan.

Di Dusun Belud, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, angin kencang melanda sekitar pukul 14.00 WIB akibat hujan deras.

Hasil kaji cepat bersama perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga menunjukkan delapan rumah terdampak.

Tujuh di antaranya rusak ringan pada atap, sementara satu rumah mengalami kerusakan sedang.

Tim memastikan kondisi bangunan aman untuk hunian sementara dan identifikasi kebutuhan darurat seperti material perbaikan.

Kejadian serupa di Desa Menturo, Kecamatan Sumobito, merusak empat teras rumah secara ringan.

Bangunan utama rumah tetap utuh, sehingga warga masih bisa menempati.

Sebagian kerusakan sudah diperbaiki mandiri melalui gotong royong dengan bantuan perangkat desa dan masyarakat sekitar.

Tidak ada korban jiwa atau luka dilaporkan dari kedua lokasi.

Secara keseluruhan, 12 rumah warga terdampak dengan kerusakan ringan hingga sedang.

Warga dan perangkat desa aktif lakukan penanganan darurat gotong royong, termasuk membersihkan puing dan menambal atap sementara.

Pemilik rumah yang rusak sedang masih menempati ruangan tak terdampak sambil tunggu bantuan lanjutan.

BPBD Kabupaten Jombang imbau masyarakat waspadai cuaca ekstrem yang berpotensi berlanjut.

Rencana penyaluran bantuan material segera digelar untuk rumah terdampak berat. Kaji cepat ini jadi bagian upaya BPBD memastikan respons cepat.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Dibatasi Maksimal 5 Pak Pembelian Beras SPHP 

24 April 2026 - 19:06 WIB

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Ketua DPRD Magetan Suratno Ditahan Kejari, Tangis Pecah Saat Digiring ke Mobil Tahanan

23 April 2026 - 21:28 WIB

Belum Sembulan Terjadi Lagi, Pria Misterius Tewas Loncat dari Jembatan Kembar Cangar

23 April 2026 - 16:31 WIB

Gempa 3.8 Magnetudo Guncang Buleleng Bali dan Timor

23 April 2026 - 15:37 WIB

Turis India Embat Handuk hingga Keset di Ubud Bali

23 April 2026 - 14:43 WIB

Trending di Nasional