Menu

Mode Gelap

Nasional

Slamet Warga Kroya Cilacap Meninggal Dunia Diserang Tawon Vespa

badge-check


					Seorang pria bernama Slamet, 53, warga Kroya, Cilacap Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diengat puluhan tawon veas. Peristiwa ini terjadi, saat korban memperbaiki dan membersihkan tandon atir di atas rumahnya, Kamis siang sekitar pukul 10.30 WIB, 26 Februari 2026. Foto: Instagram@keliling_prambanan Perbesar

Seorang pria bernama Slamet, 53, warga Kroya, Cilacap Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diengat puluhan tawon veas. Peristiwa ini terjadi, saat korban memperbaiki dan membersihkan tandon atir di atas rumahnya, Kamis siang sekitar pukul 10.30 WIB, 26 Februari 2026. Foto: Instagram@keliling_prambanan

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

CILACAP, SWARAJOMBANG.COM– Slamet Arifianto, 58, meninggal dunia setelah diserang tawon vespa, saat memperbaiki tandon air atas rumahnya, Kamis, 26 Februari 2026.

Sekitar pukul 10.30 WIB, pria warga Pecangakan RT 02/RW 04, Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah memanjat atap genting rumahnya.

Ia saat itu akan memperbaiki dan membersihkan tandon air di rumhanya. Saat itu ia tidak mengetahui ada sarang tawon vespa dekat tandon.

Ketika sarang tersentuh, kawanan tawon keluar dan menyerang serta menyengatnya berkali‑kali. Slamet sempat turun dari atap dalam kondisi kesakitan dan masih bisa berjalan.

Selanjutnya ia segera dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Kroya sekitar pukul 11.15 WIB untuk penanganan awal.

Karena kondisinya memburuk, korban dirujuk ke RSUD Banyumas untuk perawatan lebih lanjut, namun sekitar pukul 16.00 WIB dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun mengatakan bahwa korban diserang cukup lama (sekitar setengah jam) oleh kawanan tawon, dan jenazah baru dimakamkan pada pagi hari setelah kejadian.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga setempat untuk berhati‑hati saat membersihkan tandon air, semak, atau area yang berpotensi menjadi tempat bersarang tawon atau lebah.

Jika Anda ingin, saya bisa bantu menyusun kalimat ucapan belasungkawa atau pengumuman duka yang lebih formal dalam Bahasa Indonesia.

Berikut kronologi kejadian meninggalnya Slamet Arifianto:

  • Kamis, 26 Februari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB
    Slamet Arifianto (53 tahun, warga Pecangakan RT 02/RW 04, Desa Mujur Lor, Kroya, Cilacap) naik ke atap rumah untuk memperbaiki sekaligus membersihkan tandon air (toren) di atas rumahnya.

  • Saat proses pembersihan
    Ia tidak menyadari ada sarang tawon vespa di dekat tandon; ketika sarang tersentuh/terganggu, kawanan tawon keluar dan langsung menyerang serta menyengatnya berkali‑kali di bagian kepala dan tubuh.

  • Korban sempat terjebak di atas rumah
    Slamet dikerubuti tawon selama sekitar setengah jam, sempat menangis kesakitan dan menggunakan kaosnya untuk melindungi kepala.

  • Turun dari atap dan pertolongan awal
    Setelah beberapa saat, korban turun dari atap masih dalam keadaan bisa berjalan tetapi sudah merasa lemas dan kesakitan; warga segera membawanya ke rumah dan memanggil bantuan.

  • 11.15 WIB
    Slamet dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Kroya untuk penanganan awal karena kondisi mulai kritis akibat puluhan sengatan tawon.

  • Perawatan lanjutan
    Setelah pemeriksaan, dokter menyarankan agar korban segera dirujuk ke RSUD Banyumas untuk perawatan lebih intensif.

  • Sekitar pukul 16.00 WIB
    Di RSUD Banyumas, kondisi Slamet memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

  • Pemakaman
    Jenazah Slamet dimakamkan pada pagi hari berikutnya di pemakaman setempat, meninggalkan duka bagi keluarga dan warga sekitar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Abu Vulkanik Negatif, 8 Bandara Kembali Dibuka

8 September 2026 - 18:29 WIB

Pulihkan Penderita Lumpuh, RRT Izinkan Implan Cip NEO untuk Publik

8 September 2026 - 07:07 WIB

Menelisik Akar Terorisme (54): Ritual Goor Kaum Thug untuk Mencekik

8 September 2026 - 06:41 WIB

800 Karateka Meriahkan Gelar Gashuku II Lintas Kyokushin Jatim di Purwodadi

8 September 2026 - 06:07 WIB

IDAI Rilis 13 Rekomendasi Jaga Kesehatan Anak Hadapi Bahaya Debu Vulkanik

8 September 2026 - 05:29 WIB

Tiga KA Tambahan Perjalanan Kereta Menuju Jakarta, Imbas Anak Krakatau

7 September 2026 - 20:21 WIB

Subsidi Kecil, Beras RI Kalah Murah dari Vietnam dan Thailand

7 September 2026 - 19:44 WIB

Hasil Survei Kepuasan Publik Turun, Ketua Fraksi Gerindra: Early Warning Buat Subandi dan Mimik Idayana

7 September 2026 - 16:13 WIB

Capai Urus Korupsi, PM Albania Angkat AI Diela sebagai Menteri untuk Tangani Tender Proyek

7 September 2026 - 15:44 WIB

Trending di Nasional