Menu

Mode Gelap

Nasional

Detik-detik Bocah 7 Tahun Tewas Diterjang Escudo di Jalur Bromo Pasuruan, Terlempar Hingga 10 Meter

badge-check


					Detik-detik seorang bocah 7 tahun, sedang di atas motor menunggu ibunya berbelanja sosis. Tiba-tiba dari arah utara sebuah mobil Escudo menyantap moto dan bocah itu hingga lerlepmar 10 meter, dan meninggal dunia, di jalur arah Bromo, Pasuruan, Minggu 15 Febaruari 2026. Foto: Instagram@pasuruankekinian Perbesar

Detik-detik seorang bocah 7 tahun, sedang di atas motor menunggu ibunya berbelanja sosis. Tiba-tiba dari arah utara sebuah mobil Escudo menyantap moto dan bocah itu hingga lerlepmar 10 meter, dan meninggal dunia, di jalur arah Bromo, Pasuruan, Minggu 15 Febaruari 2026. Foto: Instagram@pasuruankekinian

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM – Tragedi mengerikan Minggu pagi, (15/2/2026) di jalur ke arah Bromo.  Seorang bocah 7 tahun tewas seketika setelah mobil Suzuki Escudo ngebut hilang kendali dan menghantam motor yang sedang parkir  di pinggir Jalan Raya Pasuruan-Bromo, Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan.

Akibat kecelakaan itu korban terpental 10 meter, tinggal jenazah yang dibopong ibunya ke rumah sakit. Korban bernama Daffa Aryan Nabil (7), warga Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Pasuruan.

Saat itu, ia duduk sendirian di atas motor Honda Vario (N 2700 VE) menunggu ibunya, Maulidina Mariam, yang sedang membeli sosis di toko tepi jalan.

Pengemudi Suzuki Escudo (N 1909 A)  Muhammad Muklas (46), warga Dusun Pohgading Tengah, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Pasuruan, saat ini ditahan oleh kepolisian Pasuruan.

Polisi dari Polsek Gondangwetan atau Polres Pasuruan kini menangani kasus ini, dipimpin Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Karyawan toko Reska, Muhammad Hoirul (25), menjadi salah satu saksi utama. “Ibu korban lagi belanja sosis, ninggalin anaknya di motor. Tiba-tiba dengar suara benturan keras. Mobil itu ngebut dari utara, nabrak motor parkir, terus nyangkut di tumpukan bata,” ceritanya.

Warga dan pengendara lain langsung berhamburan menolong, termasuk sopir mobil yang ikut mengangkut jenazah Daffa ke RSUD dr. R. Soedarsono Pasuruan. Sayang, nyawa bocah itu tak terselamatkan.

Kasihumas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, menyebut kecelakaan ini murni kelalaian pengemudi yang kurang hati-hati dan konsentrasi.

“Sopir ditahan dan masih diperiksa lebih lanjut,” ujarnya. Bukti CCTV jadi andalan penyelidikan, meski penyebab pasti seperti kecepatan ekstrem belum dirinci.

Sebagian media menyoroti pernyataan polisi ini terasa “ganjil” karena rekaman viral justru menunjukkan mobil melaju kencang tanpa pengereman.

Urutan Kronologi Kejadian

  1. Daffa dan ibunya tiba dengan motor Honda Vario, parkir di tepi jalan dekat toko sosis.

  2. Ibu turun belanja, tinggalkan Daffa di motor.

  3. Suzuki Escudo dikemudikan Muklas ngebut dari utara ke selatan, keluar jalur aspal.

  4. Mobil tabrak motor dari belakang; Daffa dan motor terpental 10 meter, tewas karena luka parah di kepala.

  5. Warga evakuasi jenazah ke RSUD; polisi amankan sopir dan lanjutkan penyelidikan berbasis CCTV.

Penyelidikan masih berlangsung untuk keterangan lengkap. Update terbaru ditunggu dari Polres Pasuruan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Jombang Bahas Ranperda Miras dan Larangan Oplosan, Negara Harus Lindungi

5 Juni 2026 - 20:22 WIB

Penataan PK5: Pemkab Jombang tidak Belajar Pengalaman Masa Lalu

5 Juni 2026 - 17:04 WIB

Perkara Dr Yudi Utomo Imaryoko Dihentikan, telah Dilakukan Perdamaian dengan Pelapor

5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pangdam Rudi Saladin Tinjau Lahan 86 Ha di Grobogan Mojowarno Calon Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kebakaran Hebat Kandang Ayam di Peterongan Jombang, Kerugian Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 - 22:15 WIB

Pertamax Green 95 Jadi Awal Mandatori Bioetanol Nasional

4 Juni 2026 - 20:40 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pemerintah Klaim Fundamental Masih Kuat

4 Juni 2026 - 20:31 WIB

Rahasia 06-06-26: Komunitas Titik Nol Mulai Kenalkan Nasi Ploso dan Jenang Pelok Kesukaan Bung Karno

4 Juni 2026 - 17:41 WIB

Pancasila Merupakan Pengejawantahan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional