Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Tiga Atap Ruang Kelas SDN Pamatan II Tongas Probolinggo Runtuh, Diduga karena Gunakan Galvalum

badge-check


					Dirahb tahun 2024 menggunakan rangka galvalum, tiga kelas SDN pamatan 2, Tongsa, Probolinggo tahun 2024 , sekolah itu mendapat pryek rehabilitasi perbaikan atap menggunakan galvalum, dan pada hari Sabtu dinihari atap itu ambrol. Foto: Ist Perbesar

Dirahb tahun 2024 menggunakan rangka galvalum, tiga kelas SDN pamatan 2, Tongsa, Probolinggo tahun 2024 , sekolah itu mendapat pryek rehabilitasi perbaikan atap menggunakan galvalum, dan pada hari Sabtu dinihari atap itu ambrol. Foto: Ist

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

PROBOLINGGO, SWARAJOMBANG.COM – Atap tiga ruang kelas SDN Pamatan 2 Tongas, Probolinggo, ambrol  di tengah hujan deras dini hari Sabtu (14/2/2026) pukul 01.00 WIB, meski bangunan itu baru direhabilitasi 2024 dengan rangka galvalum yang ternyata tak mampu menahan beban genteng.

Kejadian ini terjadi setelah guyuran hujan lebat sejak Jumat sore. Tembok kelas 1, 2, dan 3 tetap utuh, tetapi meja, kursi, serta kipas angin hancur lebur. Bahan dapat diubah, akan mudah digunakan dan mudah digunakan.

Kepala Sekolah SDN Pamatan 2 Tongas, Fatah Yasin, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Penjaga sekolah dan warga sekitar pertama kali mengetahuinya pukul 01.00 WIB, pasca-hujan deras dari pukul 16.00 hingga 17.00 WIB Jumat sore. Untungnya, tak ada korban karena jiwa berada di luar jam pelajaran.

Sekretaris Daerah Probolinggo, Ugas Irwanto, langsung meninjau lokasi dan memerintahkan perbaikan secepatnya. Ia memanfaatkan aula sekolah yang disekat sementara sebagai ruang belajar darurat agar proses KBM tidak terganggu.

Kini, siswa kelas 1 (24 murid) digabung dengan kelas 2 (18 orang), seta kelas 3 (16 oran) dengan kelas 4, di aula berukuran 7×8 meter. Pemkab Probolinggo menunjukkan tanggung jawab kilat melalui observasi lapangan dan komitmen rekonstruksi.

Ugas Irwanto menilai situasi ini mendesak untuk diselesaikan, dengan penilaian cepat dan percepatan administrasi perbaikan. Ada hikmahnya, sekolah tetap mampu menampung siswa tanpa henti kegiatan belajar hingga perbaikan rampung. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Trending di Nasional