Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Kejati Jatim Geledah Kantor Bobin Surabaya, Pernah Kehilangan 451 Koleksi Satwa Langka

badge-check


					Bobin Surabaya adalah satu kebon binatang lengkap dan sangat terkenal di Indonesia. Kamis sore, 5 Febrarui 2026, Kejati menerjunkan petugas melakukan penggeledah kantor Bobin. Foto: Ist Perbesar

Bobin Surabaya adalah satu kebon binatang lengkap dan sangat terkenal di Indonesia. Kamis sore, 5 Febrarui 2026, Kejati menerjunkan petugas melakukan penggeledah kantor Bobin. Foto: Ist

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, WASRAJOMBANG.COM- Tiba-tiba saja, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) melakukan penggeledahan di kantor Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) atau Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Penggeledahan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan KBS. Kegiatan dilakukan oleh Tim Penyidik ​​​​Tindak Pidana Khusus (Tipidkor) Kejati Jatim, Kamis sore hari, 5 Februari 2026.

Penggeledahan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor Print-339/M.5.5/Fd.2/02/2026. Tentang kasus apa? Pihak Kajati belum memberikan keterangan resmi soal penggeledahan ini.

Tim menyisir berbagai sudut kantor, termasuk kantor administrasi dan keuangan, ruang arahan, ruang pengadaan barang/jasa, ruang arsip. Beberapa ruangan bagian keuangan disegel untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus dugaan korupsi di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dimulai sejak tahun 2013 fokus pada pengelolaan keuangan Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS (PDTS KBS) periode 2013-2024.

Namun, jika Anda ingin mengetahui apa yang harus dilakukan, Anda perlu mengetahui apakah Anda ingin mengetahui apa yang harus dilakukan dengannya.

Kasus ini meliputi anggaran tahunan yang meliputi pengadaan barang/jasa, administrasi keuangan, dan operasional internal.

Pada tahun 2013-2014, pernah muncul laporan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke KPK terkait dugaan yurisdiksi yang sah oleh arahan KBS (Tony Sumampau dan lainnya), termasuk hilangnya 451 satwa langka yang menyebabkan kerugian miliaran rupiah—meski kasus saat ini lebih banyak tekanan aspek keuangan jangka panjang.

Kasus dugaan korupsi di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dimulai sejak tahun 2013 fokus pada pengelolaan keuangan Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS (PDTS KBS) periode 2013-2024.

Namun, jika Anda ingin mengetahui apa yang harus dilakukan, Anda perlu mengetahui apakah Anda ingin mengetahui apa yang harus dilakukan dengannya. Kasus ini meliputi anggaran tahunan yang meliputi pengadaan barang/jasa, administrasi keuangan, dan operasional internal.

Pada tahun 2013-2014, pernah muncul laporan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke KPK terkait dugaan yurisdiksi yang sah oleh arahan KBS (Tony Sumampau dan lainnya), termasuk hilangnya 451 satwa langka yang menyebabkan kerugian miliaran rupiah—meski kasus saat ini lebih banyak tekanan aspek keuangan jangka panjang.​​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Gunakan Bahasa Jawa Desak Presiden Prabowo Hentikan Karhutla

22 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Peringati Hari Jadi ke 116, Bupati Warsubi Ziarah di Makam Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang Melalui Komsos Membangun Desa Klitih Plandaan

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar, Sebanyak 54 Kios Pakaian Ludes

22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kasus Keracunan Pindah ke Bogor setelah Cirebon, 103 Siswa Cisarua Dirawat ke Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hanya 5 Jam Polisi Perak Ringkus Pelaku Pencuri Motor di Musala Glagahan

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Daging Ayam Rp50.000, Cabai Rawit Melambung Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Destry Damayanti: DP 0% untuk Semua Jenis Rumah

21 Oktober 2026 - 19:21 WIB

KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda, SAR Gabungan Berhasil Evekuasi 460 Penumpang dan Kru

21 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Trending di Nasional