Menu

Mode Gelap

Nasional

Menambang Emas Lewat Pegadaian, dengan Jaminan Fisik Transaksi 1:1

badge-check


					Dalam kondisi situasi harga emas membubung tinggi, dan para invesator kesulitan mendapat barang, PT Pegadian memberi jaminan 1:1. dimana setiap transaksi lewat. Foto: ist Perbesar

Dalam kondisi situasi harga emas membubung tinggi, dan para invesator kesulitan mendapat barang, PT Pegadian memberi jaminan 1:1. dimana setiap transaksi lewat. Foto: ist

Penulis: Arso Judianto   |   Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM- Fluktuasi harga emas dunia sangat kencang, harga naik membubung tinggi kemudian anjlok, bahkan sering terjadi persediaan barang semakin sulit didapat. PT Pegadaian memahami kondisi ini, sehingga perlu memberi jaminan keamanan bagi invesator memastikan ketersediaan emas bagi nasabah dalam kondisi aman dan sepenuhnya dijamin.

Pegdaian menegaskan setiap transaksi produk investasi emas Pegadaian memiliki underlying asset dengan rasio 1:1, yakni setiap gram emas yang dimiliki nasabah dijamin dengan emas fisik setara.

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian Dwi Hadi Atmaka menjelaskan emas fisik tersebut disimpan di brankas penyimpanan emas (vault) berstandar internasional dan diaudit secara berkala oleh regulator serta pengawas, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pegadaian mengakui saat ini terjadi lonjakan permintaan emas fisik secara bersamaan dari nasabah. Kondisi tersebut berdampak pada antrean panjang dalam proses pencetakan dan pengambilan emas fisik, mengingat proses produksi dan distribusi membutuhkan waktu sesuai dengan denominasi atau gramasi yang diminta.

“Saat ini Pegadaian terus melakukan optimalisasi pencetakan emas fisik sesuai dengan permintaan denominasi atau gramasi emas dari nasabah, dimana membutuhkan waktu untuk proses produksi dan distribusi,” ujar Dwi Hadi Atmaka dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).

Sebagai bentuk komitmen, lanjut Dwi, Pegadaian segera memenuhi permintaan emas fisik nasabah dengan meningkatkan kapasitas produksi serta mempercepat distribusi. Pegadaian menargetkan seluruh permintaan emas fisik yang sempat tertunda dapat diserahterimakan kepada nasabah paling lambat akhir Februari 2026.

Bagi nasabah yang membutuhkan dana segera, Pegadaian memastikan likuiditas emas tetap aman dan terjamin. Nasabah dapat melakukan transaksi gadai maupun buyback Tabungan Emas melalui jaringan outlet Pegadaian atau aplikasi digital TRING!.

Dwi menjelaskan pihaknya mengimbau nasabah untuk tetap tenang, bijak, dan tidak khawatir dalam berinvestasi emas. Masyarakat juga diajak berinvestasi sesuai dengan profil keuangan masing-masing, berdasarkan kebutuhan dan kemampuan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Pegadaian terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat, dengan memastikan tata kelola yang baik, taat regulasi dan berintegritas. Pegadaian menyampaikan apresiasi atas segala kritik, saran dan masukan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, turut menegaskan bahwa Pegadaian di wilayah Jawa Timur berkomitmen penuh menjaga kepercayaan nasabah di tengah meningkatnya animo masyarakat terhadap investasi emas.

“Di Kanwil XII Surabaya, kami memastikan seluruh layanan investasi emas Pegadaian berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Setiap emas yang dimiliki nasabah memiliki underlying asset yang jelas dan aman, sehingga nasabah tidak perlu khawatir terhadap keamanan investasinya,” ujar Ahmad Zaenudin.

Ia menambahkan, peningkatan permintaan emas fisik merupakan cerminan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang kredibel dan terjamin.

“Kami terus mengoptimalkan layanan di seluruh outlet Pegadaian Kanwil XII Surabaya, baik dari sisi pelayanan, edukasi, maupun percepatan proses, agar kebutuhan nasabah tetap terpenuhi secara optimal. Pegadaian hadir bukan hanya sebagai tempat berinvestasi, tetapi juga sebagai mitra keuangan terpercaya masyarakat,” tutupnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Terjadi Lagi Buruh Migran Indonesia Dianiaya 4 Orang Sekeluarga di Johor Bahru, Polisi Menangkap Pelaku

14 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kasus penganiayaan terhadap wanita buruh asal Indonesia terjadi lagi, setelah muncul video yang beredar luas di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu 13 Juni 2025.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:26 WIB

HUT Ke-80 Bhayangkari, Meriah Lomba Mancing Gratis di Kolam Tirtasari Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:54 WIB

Kena Intimidasi Lagi, Tyo Ardianto Temukan Alat Lacak PBX Finder di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:59 WIB

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Forkompimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang, Warsubi: Pintu Investasi Terbuka Lebar

13 Juni 2026 - 16:34 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakbetas, Riadi Ngasiran: Kami Ingin Merebut Kembali Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:40 WIB

Lesbumi NU menyelenggarakan muktamar di Tambakberas, Jombang, 11 - 14 Juni 2026

Nanik S. Deyang Akui Terus Terang sebagai Cupu Presiden, tetapi Cupu yang Baik

13 Juni 2026 - 13:35 WIB

Trending di Nasional