Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Polisi Menahan Dua Orang, Bentrok Massal TKA Asal Cina dengan Pekerja Lokal di IPIP Pomalaa

badge-check


					Bentrok massal antara TKA asal Cina dengan pewkerja loka, di  Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kamis , 28 Januari 2026. Foto: Instagram@rmol.id Perbesar

Bentrok massal antara TKA asal Cina dengan pewkerja loka, di Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kamis , 28 Januari 2026. Foto: Instagram@rmol.id

Penulis: Mulawarman  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, POMALAA- Terjadi insiden bentrak massal Insiden antara  TKA asal China dan pekerja lokal terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, di kawasan proyek Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kapolres Kolaka AKBP Yuda hanya menyebut mereka sebagai “dua WNA China” yang diamankan untuk pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan, tanpa detail nama, usia, atau jabatan.

Kapolres menegaskan situasi di area IPIP saat ini dalam kondisi kondusif, namun polisi tetap menempatkan personel untuk berjaga di lokasi pabrik/kawasan industri nikel tersebut.

Ia menambahkan, penyelidikan masih berjalan untuk mendalami kronologi dan kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam bentrokan.

Kericuhan bermula dari penganiayaan seorang pekerja lokal oleh oknum TKA China, dipicu adu mulut soal gaji yang belum dibayar.

Situasi memanas setelah korban dilukai di pundak dan kembali diganggu saat mediasi, memicu massa pekerja lokal mengejar TKA. Video amatir viral menunjukkan TKA berlarian menghindari amukan massa.

Polres Kolaka mengamankan 2 hingga 4 TKA China untuk pemeriksaan intensif terkait penganiayaan. Kapolres AKBP Yuda memastikan situasi terkendali setelah dialog dengan manajemen dan warga, dengan personel tetap siaga.

Satu pekerja lokal luka serius dan dirawat di RS; tuntutan deportasi TKA sedang dipantau. Proyek IPIP, kawasan industri strategis, melibatkan ribuan pekerja dan kini jadi sorotan publik.

Bentrokan dipicu oleh dugaan penganiayaan seorang pekerja lokal oleh oknum TKA asal China di kawasan IPIP Kolaka.

Awalnya terjadi adu mulut terkait gaji yang belum dibayar, lalu berujung pengeroyokan yang melukai pundak korban. Situasi memburuk saat korban diduga kembali diganggu selama proses mediasi, memicu massa pekerja lokal menyerbu.

Tegang sebelumnya terkait dominasi TKA China di proyek, isu gaji tinggi TKA, dan PHK pekerja lokal, meski bukan pemicu langsung insiden ini.

Alasan Kerahasiaan
Praktik umum dalam proses hukum awal, polisi fokus pada penyelidikan mendalam sebelum mengungkap identitas tersangka untuk hindari spekulasi atau gangguan. Beberapa laporan sempat menyebut empat orang, tapi resmi dikonfirmasi dua.

Berikut urutan peristiwa point-to-point berdasarkan laporan polisi dan saksi pada 28 Januari 2026.
  1. Pemicu Awal: Seorang pekerja lokal menanyakan gaji yang belum dibayar kepada pengawas TKA China, memicu adu mulut dan perkelahian singkat.

  2. Penganiayaan Pertama: Korban dilukai di bagian pundak oleh oknum TKA; keributan sempat dilerai rekan kerja.

  3. Mediasi Gagal: Korban dipanggil ke ruangan untuk mediasi, tapi diduga kembali dikeroyok (beberapa sumber sebut 4 TKA).

  4. Eskalasi Massa: Massa pekerja lokal marah, mengejar TKA China; video viral tunjukkan TKA berlarian menghindar.

  5. Intervensi Polisi: Polres Kolaka turun tangan, amankan 2 TKA utama; situasi diredam via mediasi dengan perusahaan dan masyarakat.

  6. Situasi Terkendali: Kapolres Yuda konfirmasi kondusif, dengan personel siaga; penyelidikan lanjut cari pelaku lain. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional