Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan kelanjutan penuh program Wifi Rakyat Jombang sebagai prioritas layanan publik, dengan pembiayaan langsung dari APBD tanpa dialihkan ke Program Desa Mantra.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyatakan hal ini usai rapat koordinasi internal Pemkab pada Selasa (27/1/2026). I
a menjamin tidak ada pemadaman layanan, dan semua jaringan sudah aktif kembali mulai hari ini. “Pokoknya hari ini sudah menyala semua, dan biayanya ditanggung APBD,” tegas Agus.
Menurut Agus, isu pengalihan ke Desa Mantra hanya miss komunikasi administratif, seperti keterlambatan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Ada kekeliruan soal anggaran Desa Mantra yang sebenarnya sudah tersedia, tapi tertunda karena dokumennya belum lengkap,” ungkapnya.
Ia menekankan lagi bahwa anggaran Desa Mantra murni untuk infrastruktur desa, bukan wifi gratis. “Benar-benar dari APBD, bukan dari sana,” tambahnya.
Pemkab juga telah berkoordinasi dengan penyedia internet agar layanan pulih total. “Sudah kontak penyedia, hari ini semuanya dihidupkan kembali. Penyedia dan sistemnya tetap sama seperti sebelumnya,” kata Agus.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, Sudiro Setiono, mendukung pernyataan itu.
Ia menyebut Bupati Warsubi teguh menjaga program ini sebagai pelayanan esensial. Wifi gratis berdampak nyata pada akses publik, pendidikan, UMKM, dan informasi desa.
“Ini bukan tambahan belaka, tapi program andalan yang langsung dirasakan warga. Kebijakannya jelas: tidak boleh dihentikan,” katanya.
Sudiro menambahkan, wifi wajib tersedia di desa dan fasilitas umum. “Tetap hidup terus, biaya dari APBD langsung. Anggaran Desa Mantra difokuskan untuk perbaikan jalan desa yang sering dikeluhkan masyarakat,” jelasnya.
Langkah ini mencerminkan komitmen Pemkab Jombang dalam memperluas akses digital merata untuk kesejahteraan warga.
Program Wifi Rakyat diluncurkan Bupati Warsubi pada Mei 2025, menjangkau 302 desa, 4 kelurahan, serta 6 taman kota strategis—dengan pemasangan 100% rampung Juni 2025.
Lokasi Taman Kota:
-
Taman Kebon Ratu (lokasi peluncuran).
-
Taman Kebon Rojo.
-
Taman Mastrip.
-
Taman Informasi.
-
Alon-Alon.
-
Area PKL Ahmad Dahlan.
Titik di Desa:
Lokasi ditentukan pemerintah desa dan diusulkan ke Dinas Kominfo Jombang, biasanya di kantor desa atau fasilitas umum strategis, seperti Desa Jipurapah (Kec. Plandaan) dan Dusun Kedungdendeng yang dulunya blank spot. **











