Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
SRAGEN, SWARAJOMBANG.COM – Bayangin saja, Kepala Desa Ngepringan, Sunarso, lagi kesel banget gara-gara jalan rusak parah di Kecamatan Jenar, Sragen, jawa Tengah.
Apa yang dia lakukan? Malah nekat mandi di genangan lumpur tepat di situ, sepanjang 6 km ruas Bago–Mlale–Ngepringan. Aksi spontan ini meledak di medsos setelah dia kepleset dari motornya hari Selasa (20/1/2026).
Sunarso cerita, “Bukan cuma saya doang yang apes. Banyak warga udah jatuh korban lubang-lubang itu.” Dia tambah, tahun 2025 katanya ada papan lelang perbaikan, tapi ujung-ujungnya zonk sampe 2026.
“Saya sih nggak niat protes, tadi lagi mau kerja eh kepleset. Ya udah, mandi lumpur sekalian lah!”
Jalan ini rusak sejak 2019, sering bikin kecelakaan, apalagi anak-anak SMP Negeri 2 Jenar pas musim hujan. Rumah Sunarso pas di pinggir situ, jadi keluhan warga numpuk tiap hari.
Akses desa juga terancam putus, makanya dia berharap videonya viral bisa gerakkan perbaikan beneran.
Respons Cepat
Aksi unik ini langsung bikin Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen gerak cepat. Albert Pramono Soesanto menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen saat ini. janji turunin material urukan sirtu buat tambal sulam darurat hari Jumat (23/1/2026).
Sudah pernah ada rencana rekonstruksi 3,83 km seharga Rp1 miliar tahun 2025, tetapi batal gara-gara dana dialihkan ke program nasional kayak penanganan Covid-19 dan Makan Bergizi Gratis.
Camat Jenar, Y. David Supriyadi, bilang tekanan sosial emang besar, meski desa udah rutin usul lewat Musrenbangdes.
David Supriyadi, menyebut tekanan sosial besar mendorong aksi Sunarso, meski desa telah rutin mengusulkan perbaikan via Musrenbangdes. Kondisi fiskal daerah terbatas, dengan DAK infrastruktur minim tahun lalu.
Pemerintah Kabupaten Sragen, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), merespons aksi protes unik Kepala Desa Ngepringan Sunarso dengan menurunkan material perbaikan darurat ke lokasi jalan rusak di ruas Bago–Mlale–Ngepringan.
Kondisi kas daerah ketat, DAK infrastruktur tahun lalu minim. Bupati Sragen Sigit Pamungkas, yang baru dilantik awal 2025, lagi fokus perbaiki 106,79 km jalan rusak pakai Rp81 miliar di APBD 2026—semoga ruas ini kebagian. **











