Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Kuasai 90 Persen Pasar Chip AI Dunia, Pendapatan Nvidia Rp 2.202 Triliun

badge-check


					CEO Nvidia, Jensen Huang memamerkan chip Ai terbaru kelas Rubin,. Foto: dok/Nvidia Perbesar

CEO Nvidia, Jensen Huang memamerkan chip Ai terbaru kelas Rubin,. Foto: dok/Nvidia

Penulis: Jacobus E. Pato | Editor: Priyo Suwarno

AMERIKA, SWARAJOMBANG.COM – Di era AI saat ini, silikon masih menjadi tulang punggung chip canggih, dengan Nvidia memimpin pasar global chip pelatihan AI. Pendapatan fiskal mereka tahun 2025 mencapai Rp2.202 triliun—hampir menyamai APBN Indonesia 2026 sebesar Rp3.153 triliun.

Nvidia menggenggam 80-92% pangsa pasar berkat ekosistem CUDA yang kuat dan investasi raksasa seperti US$100 miliar ke OpenAI. Untuk 2026, analis memprediksi pendapatan melonjak 60% seiring peluncuran platform Rubin untuk AI generasi baru, menjadikannya saham favorit di sektor ini.

Nilai US$130,5 miliar itu setara Rp2.202 triliun dengan kurs Rp16.875 per USD (data 16 Januari 2026), meski fluktuatif di kisaran Rp16.675–Rp16.909 sepanjang Januari.

AMD menguasai 8-14% pasar dengan chip MI350 yang diklaim CEO Lisa Su setara Nvidia tapi lebih hemat energi. Walaupun pendapatan AI-nya masih tertinggal jauh—Nvidia tumbuh 400% YoY—AMD agresif mengirimkan chip baru untuk merebut pangsa lebih besar.

ARM mendominasi arsitektur di miliaran perangkat mobile seperti smartphone dan wearables, diproyeksi raih 50% pasar hyperscaler data center pada 2026 berkat penghematan daya. Chip Cortex C1-Ultra tingkatkan performa AI mobile hingga 5 kali lipat, sambil ekspansi ke PC dengan potensi 30% pangsa pasar.

Huawei Kejar
Huawei dorong produksi chip Ascend 910C dengan yield 40% menggunakan proses 7nm SMIC, targetkan 600.000 unit pada 2026. Performa inference-nya mencapai 60% dari Nvidia H100, didukung pemerintah China untuk mengurangi ketergantungan impor dan wujudkan swasembada semikonduktor.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pasokan Gas Terbatas PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim

22 September 2026 - 20:40 WIB

Beras Fortifikasi Menyumbang Kenaikan Harga

21 September 2026 - 19:06 WIB

Kuwalahan Permintaan, FIlipina Stop Ekspor Ubi Ungu, Peluang Emas Indonesia

20 September 2026 - 18:32 WIB

Harga Emas Jadi Rp2,623 Juta Per Gram, Naik Rp25.000

18 September 2026 - 20:31 WIB

PPn Dipastikan 11 Persen, Tidak Naik

18 September 2026 - 20:11 WIB

Pajak Market Place Mulai 1 November 2026

17 September 2026 - 16:30 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik

13 September 2026 - 19:24 WIB

Seminggu Harga Emas Melemah Rp33 Ribu/Gram

13 September 2026 - 19:13 WIB

Harga Cabai Melonjak, Bapanas Upayakan FDP

13 September 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi