Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Firman: Dada Saya Masih Sesak! Klub Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi

badge-check


					pemain bola Pewrseta Tulungagung, Firman Nugraha membuka jerseynya, tampak masih ada beberapa memar di dadanya. Ia  adalah korban   tendangan brutal dari Muhammad Hilmi (Putra Jaya) Pasuruan dalam laga 4 Jatim babak 32 besar melawan Perseta 1970 pada 5 Januari 2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura. Foto: Instagram@emosijiwakucom Perbesar

pemain bola Pewrseta Tulungagung, Firman Nugraha membuka jerseynya, tampak masih ada beberapa memar di dadanya. Ia adalah korban tendangan brutal dari Muhammad Hilmi (Putra Jaya) Pasuruan dalam laga 4 Jatim babak 32 besar melawan Perseta 1970 pada 5 Januari 2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura. Foto: Instagram@emosijiwakucom

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM – Klub Liga 4 Jatim PS Putra Jaya Sumurwaru memecat pemain Muhammad Hilmi Gimnastiar setelah aksi “tendangan kungfu” brutalnya ke dada lawan viral, melanggar asas fair play sepak bola.

Surat pemecatan ditandatangani Ketua Harian Gaung Andaka Ranggi P dan diumumkan via media sosial klub pada 6 Januari 2026. Klub juga meminta maaf kepada Perseta 1970 dan semua pihak terkait.

Insiden terjadi pada menit ke-71 pertandingan babak 32 besar Liga 4 Jatim melawan Perseta 1970 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, 5 Januari 2026.

Saat Putra Jaya tertinggal 0-4, Hilmi melakukan tendangan keras ke dada Firman Nugraha saat berebut bola, menyebabkan cedera serius. Hilmi langsung dikartu merah wasit dan videonya menyebar luas di media sosial.

Media sosial Perseta membagikan video insiden beserta kondisi Firman pasca-pertandingan, menunjukkan luka dada memar dengan setidaknya lima bekas tendangan dan nyeri berkepanjangan yang memerlukan rujukan ke RS.

Firman Nugraha meragukan itikad baik permintaan maaf Hilmi. Dalam wawancara yang dikutip dari akun Instagram @emosijiwakucom, korban berkata:

Dada Masih Sesak
Bagaimana kondisi dada Anda setelah tendangan dari pemain lawan?
“Sampai sekarang dada saya masih sesak! Nyeri.”

Apakah pemain lawan sudah meminta maaf secara pribadi?
“Sudah meminta maaf, tapi etikanya kurang bagus!”

Usai wawancara, Firman yang masih mengenakan jersey hijau membuka kaosnya, menunjukkan memar parah di dadanya.

Belum ada pernyataan terbaru dari Perseta terkait pemecatan Hilmi. Pelatih Perseta, Medi Redondo, menyatakan cukup dengan kartu merah wasit dan tidak akan protes lebih lanjut, menjadikannya “ranah wasit”.

Sejauh ini, belum ada sanksi resmi PSSI terhadap Hilmi per 6 Januari 2026. Sanksi saat ini hanya kartu merah, meski video dari live streaming YouTube PSSI Jatim menjadi bukti utama. Komisi Disiplin PSSI belum mengumumkan sidang atau sanksi tambahan seperti larangan bermain, kemungkinan masih dalam investigasi internal. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Jatim Siapkan Peluncuran Trans Jatim Koridor-2 Akhir Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Perpres Baru Jamin Ojol Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional