Menu

Mode Gelap

Headline

Ibu Muda Hamil Tua Gagal Selundupkan Sabu ke LP Bandung, Alasan Besuk Suami

badge-check


					Seorang wanita muda sedang hamil tua berhasil mengaku menjadi kurir untuk menyelumpkan ke lapas Banceuy, bandung, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoab, Sabtu 3 Januari 2026. Foto: Instagram@faktahitamputihnews Perbesar

Seorang wanita muda sedang hamil tua berhasil mengaku menjadi kurir untuk menyelumpkan ke lapas Banceuy, bandung, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoab, Sabtu 3 Januari 2026. Foto: Instagram@faktahitamputihnews

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

BANDUNG, SWARAJOMBANG.COM – Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung menggagalkan upaya nekat ibu hamil berinisial DP menyelundupkan 8 paket sabu dan 20 butir obat keras ke dalam penjara, dengan menyembunyikannya di bra/payudara, pada Sabtu (3/1/2026).

Meski lolos pemeriksaan X-ray karena kondisi hamil tua, penggeledahan manual mengungkap barang haram tersebut saat ia hendak membesuk suaminya, narapidana MS.

Kepala Lapas Eris Ramdani mengonfirmasi bahwa DP datang membesuk suaminya MS, yang menjalani hukuman 3 tahun atas kasus pencurian.

DP, yang mengenakan kaus hitam dan jumpsuit jeans, datang membesuk MS yang menjalani hukuman 3 tahun atas kasus pencurian (sudah 1,8 tahun ditahan).

Petugas curiga dan melakukan pemeriksaan fisik di pos P2U, langsung mengamankan DP dan MS untuk interogasi.

Keterangan Pelaku

DP mengaku bertindak sebagai kurir sindikat, dititipi barang oleh pihak luar dengan janji imbalan uang untuk diserahkan ke MS. Ia sengaja memanfaatkan kehamilan agar terhindar dari pemeriksaan ketat. Kasus langsung dilimpahkan ke Satresnarkoba Polrestabes Bandung untuk pengungkapan jaringan lebih lanjut.

Hingga Minggu (4/1/2026), belum ada keterangan resmi soal penetapan tersangka atau proses hukum lanjutan. Pelaku berpotensi dijerat Pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Kronologi Penyelundupan

  • Sabtu, 3/1/2026 – Pagi/Siang: DP tiba di Lapas Banceuy untuk membesuk MS. Dikecualikan dari X-ray/body scanner karena hamil, tapi penggeledahan manual temukan 8 paket sabu dan 20 butir obat keras di payudara.

  • Penggeledahan dan Pengamanan: DP dan MS diamankan. DP akui barang titipan dengan imbalan uang.

  • Sore/Malam: Kasus diserahkan ke Polrestabes Bandung. Kalapas Eris Ramdani konfirmasi penggagalan dan perketat pengamanan.

  • Minggu, 4/1/2026: Berita menyebar via media nasional, TV, dan Instagram Lapas; belum ada update status tersangka.

Kasus ini menegaskan komitmen Lapas Banceuy dalam pengamanan rutin, termasuk terhadap pengunjung hamil.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Satu Pelaku Begal HP Tak Berkutik Dibekuk Polisi

2 Juni 2026 - 14:39 WIB

Perempuan Indonesia Jadi Korban Perbudakan di Australia

28 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Panen Jagung

28 Mei 2026 - 19:03 WIB

Polres Jombang Salurkan Dua Hewan Kurban Sapi dari Kapolda Jatim

26 Mei 2026 - 13:42 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Alternatif, Polsek Kudu Tanam Uwi Ungu

25 Mei 2026 - 20:06 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Penipuan dan atau Penggelapan KSU Al Kahfi, Polres Jombang Tegaskan Sudah Sesuai SOP

24 Mei 2026 - 20:23 WIB

Polisi Bogor Ringkus Tersangka Pembuang Jasad Anggi Auliya di Tol Simpang Yasmin

24 Mei 2026 - 14:53 WIB

Kapolresta Bogir, Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor, memberi keterangan kepada pers atas penangkapan seoran tersangka pembuang jasad perempuan Anggi Auliya Arsyad, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: instgaram@polresta_bogor

Dua Staf Meninggal Dunia, Mobil Anggota DPR RI Seruduk Dump Truck di Tol Paspro

24 Mei 2026 - 13:19 WIB

Trending di Headline