Menu

Mode Gelap

Headline

Wabup Aceh Tengah Muchsin Hasan Hampir Jatuh ke Sungai, Akibat Tali Sling Putus

badge-check


					 Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, nyaris tercebur ke sungai Bergang, pada saat menggunakan tali sling penyebeanga, Rabu siang, 24 Desember 2025, ketika akan melakukan peninjauan lokasi korban banjir bandang di Aceh Tengah. Foto: katadatacoid. Perbesar

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, nyaris tercebur ke sungai Bergang, pada saat menggunakan tali sling penyebeanga, Rabu siang, 24 Desember 2025, ketika akan melakukan peninjauan lokasi korban banjir bandang di Aceh Tengah. Foto: katadatacoid.

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

ACEH TENGAH, SWARAJOMBANG.COM – Detik-detik mencekam nyaris merenggut nyawa Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, saat menyeberangi Sungai Bergang yang mengamuk deras di Kampung Bergang, Kecamatan Ketol, Rabu siang (24/12/2025).

Saat melakukan penyeberangan, tiba-tiba tali sling pengikat kawat tiba-tiba putus di tengah jurang sungai setinggi hampir 10 meter, memicu jeritan histeris warga yang menyaksikan dari tepi tebing.

Giliran Muchsin tiba. Dengan penuh tekad, ia melangkah maju, menuntun sepeda motor trail untuk menembus wilayah terisolasi. Roda mulai bergulir pelan, angin pegunungan menderu, arus sungai menggelegar di bawah.

Tiba-tiba, “Awas! Awas!” Teriakan panik memecah udara. Salah satu reel pengikat kawat copot seketika, motor terguncang hebat, dan Muchsin tergelincir ke tepi jurang maut. Hanya tali penyangga tipis yang tersisa menahan beban tubuhnya dan motor, saat air deras siap menelannya hidup-hidup.

Dalam napas terengah, Muchsin bertahan. Dengan kekuatan lahir batin, ia merangkak maju, mencapai sisi lain sungai sambil napas tersengal.

Video insiden ini langsung viral di media sosial, menjadi saksi bisu kondisi darurat akses transportasi yang mematikan.

Warga setempat, termasuk ibu-ibu yang nekat membawa bayi dengan tali sling yang sama, kini bergantung pada cara ekstrem ini untuk bertahan hidup.

Insiden ini akibat tiga jembatan putus diterjang banjir bandang dan longsor akhir November 2025, mengisolasi sembilan desa seperti Burlah, Kekuyang, dan Bugera.

Kunjungan Muchsin adalah misi heroik pemantauan pascabencana, menjangkau Kampung Bergang, Karang Ampar, hingga Pantan Reduk, untuk memastikan bantuan sampai ke tangan warga. Delapan rumah dan satu meunasah di Dusun Pantan Jerik hancur lebur, medan longsor di 14 titik masih ganas.

Tanpa cedera serius, Muchlin bangkit dengan komitmen membara. “Kami akan kerahkan alat berat secepatnya untuk buka akses ini, meski medan neraka. Tali sling berbahaya seperti ini tak boleh dibiarkan lagi!” tegasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tak Ada Kenaikan Bunga KPR Subsidi Meski BI-Rate Naik

19 Juni 2026 - 21:37 WIB

PLN Sebut Kendala Pembangkit Terkait Pemadaman di Jawa

19 Juni 2026 - 21:28 WIB

Kereta Ekonomi Diskon 30 Persen Berlaku Mulai Besok

19 Juni 2026 - 21:13 WIB

Prosedur Lelang Proyek di BGN di Bawah SND, Pembela: Klien Saya Sony Sanjaya Selalu Prosedural

19 Juni 2026 - 17:30 WIB

Jombang Terima Bantuan Pengembangan 9 Paket Ayam Petelur Senilai Rp1,48 Miliar

19 Juni 2026 - 13:47 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Nyamar Jadi Cewek untuk Kirim Konten Mesum ke Siswanya, Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare

19 Juni 2026 - 05:56 WIB

Peringati Hari Penyu Sedunia, 50 Aktivis Tour de Mawil-4 Bersihkan Sampah Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:11 WIB

Faisol Riza:  Industri Kecil Belum Siap Ikut Wajib Halal Oktober

18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Trending di Nasional