Menu

Mode Gelap

Nasional

Sedikitnya 20 Meninggal Akibat Gedung Terra Drone Jakpus Terbakar

badge-check


					Kebakaran di kantor Terra Drone, Jakarta Pusat pada 9 Desember 2025. (Tangkapan layar: Instagram/SWARA NETIJEN, Mas Yerry) Perbesar

Kebakaran di kantor Terra Drone, Jakarta Pusat pada 9 Desember 2025. (Tangkapan layar: Instagram/SWARA NETIJEN, Mas Yerry)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Gedung Terra Drone yang terletak di Kemayoran, Jakarta Pusat, terbakar pada Selasa siang (9/12). Pada sore hari, insiden ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 20 orang.

Menurut informasi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta yang dikutip dari berbagai sumber, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.50 WIB di gedung dengan 7 lantai yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, itu.

Sebanyak 29 unit pemadam kebakaran dengan 101 personel dikerahkan ke lokasi.

Pada Selasa sore, upaya pemadaman masih terus dilakukan. Dalam berbagai video yang beredar, terlihat api berkobar dari lantai satu gedung tersebut, sementara lantai di atasnya mengepul asap tebal.

Sebuah video memperlihatkan para karyawan berada di atap gedung menunggu diselamatkan, sementara asap mengepul di sekeliling mereka. Tangga panjang digunakan untuk mengevakuasi para korban.

Laporan terbaru yang disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebutkan korban tewas saat ini sedikitnya berjumlah 20 orang.

“Terdiri dari 15 perempuan dan 5 laki-laki,” kata Susatyo seperti dikutip dari Kumparan.

Para korban yang diduga tewas karena kehabisan napas di tengah asap tebal dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

Gedung itu dimiliki oleh Terra Drone Indonesia yang merupakan perusahaan jasa kendaraan nirawak atau drone untuk survei udara pada aplikasi industri.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran atau jumlah korban luka dalam peristiwa itu.

Laporan terbaru yang disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebutkan korban tewas saat ini sedikitnya berjumlah 20 orang.
“Terdiri dari 15 perempuan dan 5 laki-laki,” kata Susatyo seperti dikutip dari Kumparan.

Para korban yang diduga tewas karena kehabisan napas di tengah asap tebal dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

Gedung itu dimiliki oleh Terra Drone Indonesia yang merupakan perusahaan jasa kendaraan nirawak atau drone untuk survei udara pada aplikasi industri.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran atau jumlah korban luka dalam peristiwa itu.***

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Sempat Diadang Petugas, Sidak Tim Ombudsman Temukan ‘Hotel Mewah’ di LP Cibinong

24 September 2026 - 15:41 WIB

Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Adakan ODL, Walikota Surabaya Melarang Sekolah Jualan Seragam

24 September 2026 - 09:35 WIB

Gus Ipul: Fitnah Itu Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar NU Jombang, Siapkan Somasi Hukum ke Gus Lilur Cs

23 September 2026 - 22:36 WIB

Keracunan MBG Lagi, 244 Anak Siswa PAUD/TK di Bawang, Diangkut ke Rumah Sakit Batang Jateng

23 September 2026 - 22:00 WIB

Menelisik Akar Terorisme (60): Manifesto Komunis Lahirkan Kaum Bolshevik

23 September 2026 - 21:11 WIB

KPK Operasi Kelima Penggeledahan Sasar Kantor ATR/ BPN Mojokerto

23 September 2026 - 20:50 WIB

Gratis dari TK Hingga Kuliah untuk Sekolah Negeri

23 September 2026 - 20:47 WIB

Trending di Nasional