Menu

Mode Gelap

Nasional

BMKG Ingatkan Waspada Jalur Udara dan Laut Saat Nataru

badge-check


					Pesawat jenis Wings Air ATR tiba di Bandara Siboru Fakfak Papua Barat, Kamis (18/7/2024) (Foto: Dokumentasi RRI/Nico Afloubun) Perbesar

Pesawat jenis Wings Air ATR tiba di Bandara Siboru Fakfak Papua Barat, Kamis (18/7/2024) (Foto: Dokumentasi RRI/Nico Afloubun)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG,COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca buruk yang dapat mengganggu jalur penerbangan dan pelayaran selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi ini perlu diwaspadai karena adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) serta gelombang tinggi di sejumlah jalur penerbangan dan pelayaran pada Desember 2025.

“Pada periode Nataru, yaitu bulan Desember, rute penerbangan yang perlu diwaspadai yaitu di sekitar Laut Natuna Selatan, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda, dan Papua bagian utara,” katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa (9/12/2025).

Sementara itu, pada Januari 2026, BMKG memprediksi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus di rute penerbangan sekitar Samudra Hindia, khususnya di barat Sumatra hingga selatan Nusa Tenggara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafura, dan Papua.

BMKG juga mendeteksi adanya potensi peningkatan ketinggian gelombang laut selama libur Nataru. Pada Desember 2025, gelombang sedang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter diperkirakan terjadi di berbagai wilayah.

“Kemudian, terkait dengan pelayaran, kami telah mengobservasi dan menganalisis pada bulan Desember gelombang sedang. Untuk gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter tidak terjadi di wilayah Indonesia,” ujarnya.

Namun, pada Januari 2026 sejumlah wilayah patut diwaspadai karena berpotensi mengalami gelombang tinggi. Wilayah tersebut antara lain:

Perairan barat Sumatra

Selat Sunda

Selatan Jawa

Nusa Tenggara Timur

Utara Anambas

Natuna

Laut Natuna Utara

Laut Halmahera

Kepulauan Sangihe Talaud

Utara Papua Barat

Samudra Pasifik Utara dari Halmahera hingga Papua

Sebelumnya, cuaca buruk telah melanda sejumlah daerah di Sumatra dan berdampak pada penerbangan udara. Pada Kamis (27/11/2025) sore, sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Branch Communication Bandara SSK Pekanbaru, Eri Afrizal, membenarkan adanya pengalihan tersebut.

“Sempat berputar-putar dan ban pesawat keluar untuk mendarat, pilot kembali menaikkan pesawat dengan ketinggian tertentu. Dan akhirnya memutuskan mendaratkan pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru,” ujarnya.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pencuri Sasar Kotak Amal Kuburan, Masjid dan Musala di Sukopinggir Gudo Jombang

2 Mei 2026 - 11:55 WIB

Tanah Longsor Menutup Terowongan Proyek PLTA Cisokan Bandung Barat

2 Mei 2026 - 10:53 WIB

Bupati Jonbang Bagikan Doorprize Umrah, Senam dan Hiburan di Acara Hari Buruh

2 Mei 2026 - 09:56 WIB

Putusan MK Ditindaklanjuti, Pemerintah Terbitkan Permenaker Alih Daya

1 Mei 2026 - 19:34 WIB

Perpres 27/2026: Pengemudi Ojol Kini Terima Minimal 92% Pendapatan

1 Mei 2026 - 19:15 WIB

Avanza Terlempar 20 Meter 4 Orang Tewas 5 Lukaluka, Antar Rombongan Haji Dihantam KA Argo Bromo di Grobogan

1 Mei 2026 - 15:03 WIB

Aksi Demo Buruh ke DPR Berubah Jadi Perayaan Bersama Presiden Prabowo di Monas

1 Mei 2026 - 09:51 WIB

Tasyakuran May Day, Bupati Jombang Serahkan Penghargaan kepada PUK Naker dan Perusahaan

1 Mei 2026 - 08:58 WIB

Kalahkan China, RI Negara Peringkat Kedua Ketahanan Energi Terbaik Dunia

30 April 2026 - 19:20 WIB

Trending di Nasional