Menu

Mode Gelap

Nasional

Kerugian Material Banjir Bandang di Aceh dan Sumatera Mencapai Rp 68,67 Triliun

badge-check


					Lemabaga Studi Ekonomi Celios menurunkan laproan kerugian akibat banjir banda yang menimpa di Sumut, Sumbar dan Aceh mencapai anglka Rp 68,67 triliun per 30 November 2025. (Instagram.com/@masinton) Perbesar

Lemabaga Studi Ekonomi Celios menurunkan laproan kerugian akibat banjir banda yang menimpa di Sumut, Sumbar dan Aceh mencapai anglka Rp 68,67 triliun per 30 November 2025. (Instagram.com/@masinton)

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, JAKARTA- Dihitung sejak terjadi bencana banjir bandang 25 November 2025 hingga 30 Desember 2025, kerugian material bencana itu mencapai angka Rp 68,67 triliun.

Demikian laporan Direktur Eksekutif Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (Celios), Bhima Yudhistira (atau Bhima Yudhistira Adhinegara), menyampaikan pengumuman hasil penghitungan kerugian banjir bandang Sumatera.

Bhima menyampaikan prediksi kerugian Rp 68,67 triliun dalam program Kompas Bisnis di Kompas TV pada 4 Desember 2025, merujuk data per 30 November 2025.​

Ia juga dikutip di berbagai media seperti Riau12 pada 5 Desember 2025, menjelaskan rincian kerugian per provinsi dan dampak nasional.​

Bhima menekankan metodologi hitungan berdasarkan kerusakan rumah, jembatan, pendapatan hilang, sawah, dan jalan, serta menyerukan sanksi tegas atas penyebab ekologis.

Celios menghitung kerugian materiil Rp 68,67 triliun berdasarkan lima komponen utama dari data BNPB dan BPS per 30 November 2025, dengan asumsi standar biaya per unit kerusakan.

Komponen tersebut meliputi: kerusakan rumah (Rp 30 juta per unit), jembatan (Rp 1 miliar per unit), pendapatan keluarga hilang (rata-rata harian provinsi × 20 hari), lahan sawah (Rp 6.500/kg gabah dengan 7 ton/ha), serta perbaikan jalan (Rp 100 juta per 1.000 meter).​

Metodologi ini dirilis dalam studi “Dampak Kerugian Ekonomi Bencana Banjir Sumatera” pada 1 Desember 2025, menggunakan data korban, rumah rusak, infrastruktur, dan produksi pertanian dari laporan resmi.​

BNPB belum menyampaikan estimasi kerugian materiil dalam nilai rupiah untuk bencana banjir bandang di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Selatan (Sumsel), dan Aceh hingga 7 Desember 2025.

Laporan BNPB fokus pada data kuantitatif dampak seperti korban jiwa (916 meninggal, 274 hilang), rumah rusak (105.900 unit), fasilitas umum (1.300 unit), jembatan (405 unit), fasilitas pendidikan (697 unit), dan rumah ibadah (420 unit) per 7 Desember 2025.​

Data BNPB ini menjadi dasar perhitungan Celios (Rp 68,67 triliun nasional), bukan estimasi moneter langsung dari BNPB, dengan rincian infrastruktur per provinsi seperti Aceh (204 jembatan rusak, 5.200 rumah).​

Detail Laporan BNPB

  • Sumut: Korban jiwa tertinggi (329 meninggal per 6 Desember), kerusakan masif di Sibolga, Tapanuli.​​

  • Aceh: 359 meninggal, infrastruktur parah (75 fasilitas pendidikan, 99 kantor rusak).​​

  • Sumsel: Tidak disebut eksplisit dalam update BNPB terbaru, fokus utama Aceh, Sumut, Sumbar.​

BNPB prioritaskan penanganan darurat via Dana Siap Pakai (DSP) tanpa plafon, bukan valuasi ekonomi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Kejati Jabar Menahan Oknum Jaksa Kejati Banten, Ivan Rinaldi Terlibat Penjualan Bukti Aset KSP Pandawa

20 April 2026 - 14:38 WIB

Hadapi Aksi 214, Rudi Mas’ud Bangun Pagar Berduri 4 M dan 1.700 Personel Pengaman

20 April 2026 - 11:57 WIB

Poster digital ini diubggah akun Instagram@lambe_kaltim. Foto: instagran@lambe_kaltim

100 Lebih Santri Ponpes Asnawiyyah Demak, Mual dan Muntah, Makan Nasi Goreng MBG

20 April 2026 - 00:04 WIB

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Sadsuitubun, Polisi Ringkus 2 Tersangka

19 April 2026 - 20:20 WIB

Kembali ke Indonesia Ronaldo Nazario Merasa Bahagia

19 April 2026 - 20:18 WIB

2 Kapal Tanker Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:56 WIB

Trending di Nasional