Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno
MAKASSAR, SWARAJOMBANG.COM– Momen mencekam menggantung di atas Perumnas Antang, Makassar. Balita mungil berinisial IB (4) lenyap secara misterius, meninggalkan kegelisahan mendalam bagi keluarga dan warga.
Terutama Dwi Nurhas, ayah IB, berjuang melawan ketakutan yang luar biasa lalu melapor ke Polsek Manggala, Makassar, sekitar pukul 16.00, Rabu, 26 November 2025.
“Anak saya hilang, diduga diculik,” ucapnya dengan suara bergetar, tatkala waktu seolah berhenti sejak si kecil menghilang saat bermain di kompleks perumahan, Rabu sore, 26 November 2025.
Seiring matahari terbenam, laporan resmi pun sampai di meja polisi tepat pukul 16.00 Wita, 26 November 2025.
Detik-detik penyiksaan hati dimulai. CCTV kompleks menangkap dengan jelas sosok pria misterius yang membawa IB menjauh, langkahnya berat dan mengenaskan, menuntun balita itu menuju Kecamatan Biringkanaya.
Pria berpenampilan mencolok: berkepala plontos dan tubuh agak tambun. Bayangan sosok itu kini menjadi sumber harapan dan ketakutan sekaligus.
Berkat kerja keras dan kecermatan polisi yang dibantu warga, keajaiban kecil terjadi pagi hari berikutnya, Kamis, 27 November. Ia ditemukan! Balita IB ada di rumah pria bernama Heri, pria yang sama dari rekaman CCTV.
Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To’longan, mengumumkan penemuan ini dengan nada lega, membuktikan bahwa harapan tak pernah padam walau dalam gelapnya malam penuh kecemasan.
Saksi mata pun berbicara, mengukir dalam ingatan gambar pria paruh baya menggandeng bocah IB melangkah dalam diam menuju wilayah Kecamatan Biringkanaya. Masyarakat bersatu, menjadi pelita dalam gelapnya kasus ini.
Berikut rangkaian momen dramatis penculikan yang mengguncang Makassar:
-
Pada Rabu, 26 November pukul 16.00 Wita, balita IB hilang dari pandangan di kompleks Perumnas Antang.
-
Rekaman CCTV menangkap pria misterius mengangkat dan memasukkan korban ke angkot, menorehkan ketegangan di hati keluarga dan warga.
-
Polisi sigap melacak jejak pelaku, menyebarkan ciri-ciri pria tersebut untuk mempercepat pencarian.
-
Keesokan harinya, pagi Kamis, balita ditemukan di rumah tersangka di kawasan Daya, hasil kerja keras bersama warga yang mengenali pria itu.
-
Hingga kini polisi masih menggali motif dan menyelidiki kasus secara mendalam demi keadilan dan keselamatan anak.
Kisah penuh haru ini menjadi bukti nyata kesiagaan dan ketegasan aparat dalam menjaga keamanan bahkan saat waktu begitu sempit, membawa kembali balita yang hilang sebelum harapan benar-benar padam. **












