Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Hasil Rapat Syuriah PB NU: KH Yahya Staquf Wajib Mengundurkan Diri Dalam Tempo Tiga Hari

badge-check


					Hasil risalah rapat harian Pengurus Syuriah PB NU memutuskan bahwa ketua Tanfidziyah PB NU KH Yahya Staguf diwajibkan mundur dalam waktu tiga harus mengundurkan diri dalam waku tiga hari, Jumat 21 November 2025.  Foto: baytarrahmah.org Perbesar

Hasil risalah rapat harian Pengurus Syuriah PB NU memutuskan bahwa ketua Tanfidziyah PB NU KH Yahya Staguf diwajibkan mundur dalam waktu tiga harus mengundurkan diri dalam waku tiga hari, Jumat 21 November 2025. Foto: baytarrahmah.org

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM — Rapat Harian Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara tegas memutuskan posisi Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, Jumat 21 November 2025.

Rapat menegaskan bahwa KH Yahya Cholil Staquf harus mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU. Jika dalam tiga hari tidak mengindahkan permintaan ini, Syuriyah PBNU akan langsung memberhentikannya secara resmi.

Keputusan ini diambil berdasarkan musyawarah ketat yang melibatkan 37 dari 53 anggota Pengurus Harian Syuriyah dan dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar. Risalah rapat menyatakan secara tegas:

“KH Yahya Cholil Staquf wajib mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU dalam waktu 3 (tiga) hari sejak keputusan ini diterima.”

Keputusan tegas ini berakar pada berbagai masalah, terutama tata kelola kelembagaan dan keuangan organisasi, serta kontroversi serius yang menyangkut kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).

Kegiatan tersebut dinilai melanggar nilai dan ajaran NU karena mengundang narasumber yang terkait jaringan Zionisme Internasional, yang kemudian menjadi pemicu utama rapat ini.

Hingga kini, respons resmi dari KH Yahya Cholil Staquf terhadap keputusan ini belum disampaikan secara luas. Namun, ia telah menyampaikan permintaan maaf terkait kontroversi tersebut.

Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengimbau seluruh pengurus dan warga NU agar tetap tenang dan menjaga suasana kondusif.

Ia menegaskan bahwa dinamika internal seperti ini adalah bagian dari perjalanan organisasi, dan semua proses kini ada di bawah kendali Rais Aam dan Wakil Rais Aam. Gus Yahya pun diharapkan memberikan sikap tegas dan keteladanan dalam menanggapi keputusan dan konsekuensinya secara organisasi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi, Komdigi dan Praktisi Talkshow ‘Jangan Asal Viral’ Peluncuran Media APPI di Surabaya

26 September 2026 - 23:07 WIB

Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Inspektur Jenderal Imipas

26 September 2026 - 22:12 WIB

Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong, Pasca Sidak Ombudsman

26 September 2026 - 18:40 WIB

Yusril Dorong Ombudsman Buka seluruh Temuan dan Izinkan Jurnalis Masuk LP CIbinong

26 September 2026 - 17:56 WIB

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

Trending di Nasional