Menu

Mode Gelap

Headline

Meningkatkan Good Corporate Governance, Kejaksaan Gresik MoU dengan Petrokimia

badge-check


					Untuk membangun pratek Good Corporate  Governance (GCG), Kejaksaan negeri Gresik melakukan MoU dengan PT Petrokimia, khususnya dalam penyaluran pupuk bersubsidi ke seluruh pelosok tanah air. Foto: PT Petrokimia Gresik Perbesar

Untuk membangun pratek Good Corporate Governance (GCG), Kejaksaan negeri Gresik melakukan MoU dengan PT Petrokimia, khususnya dalam penyaluran pupuk bersubsidi ke seluruh pelosok tanah air. Foto: PT Petrokimia Gresik

Penulis: Sanny   |    Editor: Priyo Suwarno

GRESIK, SWARAJOMBANG.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional, Petrokimia Gresik menunjukkan komitmen strategis melalui kolaborasi erat dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Selasa, 20 November 2025.

Sebagai bagian dari holding Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik fokus pada peningkatan Good Corporate Governance (GCG) guna memastikan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh pelosok tanah air.

Baru-baru ini, Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Yanuar Utomo, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang menegaskan sinergi keduanya dalam memberikan fondasi hukum yang kuat bagi perusahaan.

Keberlanjutan kemitraan yang telah terbina sejak 2014 ini, dengan perpanjangan nota kesepahaman pada tahun 2016, 2019, dan 2022, menjadi bukti keseriusan kedua pihak dalam mengantisipasi potensi risiko hukum dan sengketa yang dapat menghambat operasional perusahaan.

Johanes mengungkapkan, dukungan dari aparat penegak hukum, khususnya melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN) Kejari Gresik, sangat vital dalam memberikan bantuan hukum serta pendampingan dalam menyelesaikan persoalan terkait bidang perdata dan tata usaha negara. Hal ini memperkuat fondasi hukum perusahaan sekaligus mendorong budaya kepatuhan di semua lini organisasi.

Selain itu, Kejari Gresik juga memperkuat kapasitas pejabat Grade I Petrokimia Gresik melalui pembekalan materi hukum yang meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan dalam pengambilan keputusan penting.

“MoU ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi pijakan untuk kolaborasi produktif dan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi korporasi dan masyarakat luas, khususnya dalam mendukung swasembada pangan nasional,” tutup Johanes. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hotman Paris Hanya Empat Hari Bertahan Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 07:16 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Terancam PHK, Begini Langkah Disnaker

23 Juli 2026 - 21:01 WIB

Tahun Ini Ada 10 Ruas Tol yang Masuk Jadwal Naik Tarif

23 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:48 WIB

Pendapatan Turun Drastis, Sopir Angkot Minta Halte Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba PNS Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:09 WIB

Fokus Berobat Jantung ke Luar Negeri, Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Trending di Nasional