Menu

Mode Gelap

Nasional

Tragis, Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Dunia Diduga akibat Perundungan

badge-check


					Memilukan korban yang meninggal dunia setelah diduga alami perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan. (Instagram.com/@vocazine) Perbesar

Memilukan korban yang meninggal dunia setelah diduga alami perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan. (Instagram.com/@vocazine)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

TANGERANG, SWARAJOMBANG.COM – Masih terjadi peristiwa dugaan perundungan, kali ini di SMPN 19 Tangerang Selatan, seorang siswa, MH (13) meninggal dunia diduga akibat perbuatan tersebut.

Dikabarkan usai kejadian, korban dalam keadaan tak sadarkan diri dilarikan ke RS.

Pihak keluarga mengatakan, sejak dibawa ke rumah sakit, kondisi MH sudah koma, hingga ia menghembuskan napas terakhirnya, pada Minggu, (16/11/2025), hal tersebut disampaikan Rizky Fauzi, kakak sepupu korban.

“Adik sepupu saya meninggal dunia masih di ruang ICU dari semenjak pas masuk ke RS Fatmawati di Jumat-Minggu lalu.

Sebelumnya sempat dirawat di RS Colombus BSD. Kalau dari dokter sendiri pun belum bisa ungkap, karena adik sepupu masih koma,” kata Rizky.

Keluarga mengaku belum membuat laporan kepolisian karena masih fokus pada proses pemakaman.

Meskipun demikian, mereka menyebut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah menyampaikan rencana untuk memberikan sanksi kepada pihak sekolah.

“Yang saya dengar KPAI mau memberi sanksi ke sekolah. Kalau dari pihak keluarga belum melaporkan, karena kita lagi fokus ke sini,” kata Rizky

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan hadir dalam prosesi pemakaman di Serpong.

“Saya hadir mewakili Pemerintah Kota Tangerang Selatan ke pemakaman MH, menyampaikan duka dan mendoakan kubur,” ujar Pilar di Serpong, Tangsel.

Ia menegaskan pihaknya mendukung penuh proses penyelidikan aparat kepolisian terkait dugaan bullying tersebut.

“Sejauh ini, Dinas Pendidikan selalu melakukan sosialisasi dan koordinasi agar tidak terjadi perlakuan bullying terhadap siswa,” katanya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:54 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital Makin Berkibar, Jadi Pilihan Pasien Indonesia 

22 April 2026 - 11:56 WIB

Rudy Mas’ud tak Punya Nyali Temui Massa Aksi Unjuk Rasa AMP Kaltim

22 April 2026 - 09:02 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Kejati Jabar Menahan Oknum Jaksa Kejati Banten, Ivan Rinaldi Terlibat Penjualan Bukti Aset KSP Pandawa

20 April 2026 - 14:38 WIB

Hadapi Aksi 214, Rudi Mas’ud Bangun Pagar Berduri 4 M dan 1.700 Personel Pengaman

20 April 2026 - 11:57 WIB

Poster digital ini diubggah akun Instagram@lambe_kaltim. Foto: instagran@lambe_kaltim
Trending di Headline