Menu

Mode Gelap

Nasional

Di Balik Popularitas Matcha: Waspadai Efek Sampingnya

badge-check


					Matcha pengganti kopi Perbesar

Matcha pengganti kopi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Teh hijau bubuk asal Jepang, yaitu matcha belakangan ini banyak digemari oleh anak muda, khususnya generasi Z. Karena rasanya yang lembut, aromanya yang khas, dan hingga citra sebagai “minuman sehat”, membuat matcha semakin mudah ditemui di berbagai kafe dan gerai minuman.

Namun siapa sangka kalau minuman yang dikenal “sehat” ini bisa jadi bumerang kalau dikonsumsi berlebihan. Pasalnya, matcha mengandung antioksidan yang tinggi, memiliki kafein, L-theanine, dan asam amino.

Kandungan itu terbukti membantu meningkatkan energi, mengurangi stress, dan meningkatkan fokus. Dengan begitu matcha bisa dianggap sebagai pengganti kopi yang lebih lembut.

Dari kandungan matcha tersebut, bisa memicu efek samping yaitu:

–  seperti jantung berdebar
– membuat gelisah
– mengalami gangguan tidur
– gerd atau masalah lambung

Selain efek samping tersebut, beberapa orang juga bisa mengalami alergi akibat mengkonsumsi matcha yang terlalu banyak. Gejala yang mungkin akan muncul yaitu ruam pada kulit, rasa gatal, atau bahkan mengalami sesak napas.

Tak hanya itu, matcha yang diminum dalam kondisi terlalu panas juga berisiko. Satu di antara risiko yang ada adalah membahayakan kesehatan kerongkongan.

Bahkan matcha terlalu panas bisa meningkatkan risiko kanker esofagus. Jadi, tetap penting untuk menjaga porsi agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Biar matcha tetap menjadi “minuman sehat” dan bukan menjadi bumerang, pentingnya buat tahu cara menikmatinya. Hitungan konsumsi matcha per gram, anda pastikan hanya 2-4 gram bubuk matcha per hari untuk mendapat manfaat sehatnya secara maksimal.

Meski Anda bisa minum matcha setiap hari, ingat bahwa matcha mengandung kafein seperti kopi. Batas konsumsi kafein harian untuk orang dewasa sehat itu hanya 400 mg.

Jangan lupa pula untuk menghindari minum matcha saat perut kosong, agar tidak memicu asam lambung. Sebaiknya makan terlebih dahulu atau barengi dengan memakan cemilan agar lebih aman dan terasa nikmat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Bahlil Siapkan Strategi Olah Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:21 WIB

Walikota Tebingtinggi Copot 5 Kepsep SDN, karena Tolak Serahkan Proyek Revitalisasi Senilai Rp2,44 M

21 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Nasional