Menu

Mode Gelap

Headline

Tawuran Minggu Dinihari, Rasit Tewas di Depan Masjid Agung Pamekasan

badge-check


					Korban tewas diidentifikasi bernama Rosyid, 27, setelah terjadi tawuran di depan masjid agung Pamekasan, Minggu dinihari sekitar pukul 03.30 WIB. Foto: Ist Perbesar

Korban tewas diidentifikasi bernama Rosyid, 27, setelah terjadi tawuran di depan masjid agung Pamekasan, Minggu dinihari sekitar pukul 03.30 WIB. Foto: Ist

Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno

PAMEKASAN, SWARAJOMBANG.COM — Pada Minggu dini hari, 9 November 2025, tepatnya sekitar pukul 03.30 WIB, terjadi insiden tawuran antar pemuda di depan Masjid Agung Asy-Syuhada, Pamekasan, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.

Korban meninggal bernama Warisor Rasit (27 tahun) mengalami luka serius di leher dan kepala yang diduga akibat senjata tajam.

Sementara dua korban lainnya, yang berinisial Rafi dan A, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

AKP Jupriadi, Humas Polres Pamekasan, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku serta mengidentifikasi kronologi lengkap kejadian.

Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah selesai dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan kasus.

Dari data sementara, dari Instagram@karima-media, menyebutkan bahwa  pihak RSUD Smart Pamekasan, dua korban luka dalam peristiwa dugaan pembacokan di depan Masjid Agung Asy-Syuhada diketahui bernama Rosi dan Rafli, masing-masing berasal dari Teja dan Laden, Kecamatan Pamekasan.

Sementara korban meninggal dunia diketahui bernama Warisor Rasit, warga Teja Barat, Kecamatan Pamekasan. Saat ini, kedua korban luka masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Smart Pamekasan, sedangkan jenazah Warisor Rasit berada di kamar jenazah rumah sakit yang sama.

Selain itu, rekaman video suasana pascakejadian yang sudah tersebar luas di masyarakat turut menjadi fokus penyelidikan polisi untuk membantu mengungkap fakta-fakta di balik peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang berwenang.

Meskipun rincian lengkap kasus ini belum dipublikasikan secara resmi, aparat keamanan memastikan akan terus mengusut tuntas hingga pelaku dapat ditemukan dan diadili sesuai hukum yang berlaku.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan MBG di SDN 7 Rumbia Jeneponto, 23 Siswa Dirawat

25 April 2026 - 10:53 WIB

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Trending di Ekonomi