Menu

Mode Gelap

Headline

Disdikbud Jombang Gelar Lomba Bahasa Jawa, Dukung Karakter Anak Indonesia

badge-check


					Disdikbud Jombang menyelenggarakan lomab Bahasa Jwwa dan kesenian seluruh SD, dilaksanakan 222-23 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk karakter anak Indonesia. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Disdikbud Jombang menyelenggarakan lomab Bahasa Jwwa dan kesenian seluruh SD, dilaksanakan 222-23 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk karakter anak Indonesia. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menyelenggarakan Lomba Bahasa Jawa jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2025 dengan tema: Lestarikan Budaya Guna Mendukung Karakter Anak Indonesia Hebat.

Kegiatan berlangsung, Kamis, 23 Oktober 2025 di ruang aula 2 Disdikbud Kabupaten Jombang, diikuti perwakilan siswa dari berbagai SD se-Kabupaten Jombang dengan suasana meriah. Dengan Tema “Budaya Guna Mendukung Karakter Anak Indonesia Hebat”

Lomba dilaksanakan selama dua hari (23–24 Oktober 2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Dra. Wor Windari, M.Si.

Dalam sambutannya yang disampaikan menggunakan Bahasa Jawa Krama sebagai bentuk keteladanan pelestarian bahasa daerah, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib.

“Minangka tindak lanjut saking kebijakan punika, Disdikbud Kabupaten Jombang nyelenggarakaken kegiatan pembinaan minat, bakat, lan kreativitas peserta didik lumantar lomba basa Jawa punika,” tuturnya.

Beliau menegaskan bahasa daerah merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga keberadaannya di tengah arus globalisasi.

Melalui lomba ini, peserta diharapkan tidak hanya terampil berbahasa Jawa, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai unggah-ungguh (sopan santun), tata krama (etika), dan andhap asor (rendah hati) yang terkandung di dalamnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Rhendra Kusuma, S.Kom., selaku ketua panitia melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan Disdikbud Jombang untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah sejak dini.

Lomba menika boten namung babagan saingan, nanging ugi dados panggung sinau lan ajang nglatih kapitadosan dhiri para siswa SD ingkang ngugemi kabudayan Jawa,” ujarnya.

Cabang Lomba yang Digelar:

  1. Menyanyi Keroncong
    Diikuti 42 siswa (21 putra, 21 putri).
  2. Macapat
    Diikuti 42 siswa (21 putra, 21 putri).
  3. Dongeng Bahasa Jawa
    Diikuti 42 siswa (21 putra, 21 putri).
  4. Pidato Bahasa Jawa
    Diikuti 42 siswa (21 putra, 21 putri).
  5. Drama Bahasa Jawa
    Diikuti 18 grup (masing-masing terdiri dari 6 siswa).
  6. Fashion Show Busana Jawa
    Menampilkan kreativitas dan keanggunan peserta dalam berbusana adat.

Suasana lomba berlangsung semarak. Para peserta tampil percaya diri dengan memadukan kemampuan berbahasa Jawa dan ekspresi seni yang khas. Dukungan dari guru pendamping dan orang tua turut memotivasi peserta untuk memberikan penampilan terbaik. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Libur Sekolah MBG Sementara Berhenti

17 Juni 2026 - 20:11 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 19:06 WIB

Anggaran 2027 Rp184 Triliun, Polri Ajukan Tambahan Rp61 Triliun

17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Peringatan Tahun Baru Hijriah 1448, Ketua DPRD Hadi Atmaji Hadiri Acara Doa Bersama di Pendopo Pemkab Jombang

17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Rencana PHK 1.000 Karyawan PT SGS Masuk dalam RDP Komisi D DPRD Jombang

17 Juni 2026 - 12:46 WIB

Pesawat Pembom Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh, Amerika Alami Kerugian Rp1,340 Triliun

17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap, Kendati BBM Nonsubsidi Naik

16 Juni 2026 - 20:56 WIB

Gaji Selama Enam Bulan untuk Korban PHK

16 Juni 2026 - 20:41 WIB

Pencuri Datangi Rumah Korban Minta Maaf dan Berdamai di Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Pelaki dan korban sebelumnya sudah sepakat damai, lalu mencabut perkara di Polsek Pungging, Mojokerto
Trending di Nasional