Menu

Mode Gelap

Nasional

La Laita Sukses Menjadi Anggota DPRD Wakatobi, Berstatus DPO 11 Tahun Kasus Pembunuhan Wiranto

badge-check


					Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) telah resmi menetapkan anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, La Ode Litao alias La Lita, sebagai tersangka kasus pembunuhan anak yang terjadi pada 25 Oktober 2014. Akan tetapi, sampai saat polisi  belum juga ditangkap, malah sekarang sukses menjadi anggota DPRD Wakatobi. Foto: Instagram@sumbarkita Perbesar

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) telah resmi menetapkan anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, La Ode Litao alias La Lita, sebagai tersangka kasus pembunuhan anak yang terjadi pada 25 Oktober 2014. Akan tetapi, sampai saat polisi belum juga ditangkap, malah sekarang sukses menjadi anggota DPRD Wakatobi. Foto: Instagram@sumbarkita

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

WAKATOBI, SWARAJOMBANG.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi menetapkan La Ode Litao alias La Lita, anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan anak yang terjadi pada 25 Oktober 2014 di Lingkungan Topa, Kelurahan Mandati I, Kecamatan Wangiwangi Selatan.

Meski sudah berstatus tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama 11 tahun, La Lita belum berhasil diamankan oleh aparat kepolisian. Polda Sultra telah menerbitkan surat penetapan tersangka dan berencana memanggil La Lita untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terlepas dari statusnya tersebut, La Lita masih aktif menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten Wakatobi periode 2024-2029. Hingga kini, ia memilih berkoordinasi melalui kuasa hukumnya terkait proses hukum yang tengah dijalani.

Kasus ini bermula dari penganiayaan terhadap seorang anak bernama Wiranto hingga berujung pada kematian. La Lita bersama dua pelaku lain, Rahmat La Dongi dan La Ode Herman, diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. Setelah kejadian itu, La Lita melarikan diri dan masuk dalam daftar DPO selama lebih dari satu dekade.

Menariknya, pada Pemilu 2024, La Lita berhasil lolos menjadi calon legislatif dan resmi dilantik sebagai anggota DPRD pada 1 Oktober 2024. Fakta ini memicu sorotan publik serta tekanan dari keluarga korban yang menuntut keadilan.

Penetapan La Lita sebagai tersangka disambut baik oleh kuasa hukum keluarga korban sebagai langkah penting dalam menegakkan keadilan yang telah lama dinantikan. Penyidik kini mempersiapkan pemanggilan La Lita untuk pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Polisi menetapkan La Lita sebagai buron sejak kasus pembunuhan anak itu mencuat pada 2014, menyusul pelariannya menghindari proses hukum. Nama La Lita tercantum resmi dalam daftar pencarian orang Polres Wakatobi selama 11 tahun terakhir.

Kebangkitan kasus ini dipicu oleh protes keluarga korban yang menuntut penegakan hukum dan kejelasan kasus Wiranto. Pengungkapan status tersangka tersebut berdasarkan keterangan saksi, putusan pengadilan, dan bukti kuat keterlibatan La Lita dalam kasus pembunuhan.

Karena La Lita menghindar dan tidak memenuhi panggilan penyidik, DPO resmi diterbitkan dengan menyertakan identitas lengkap serta kronologi kasus untuk memudahkan pencarian dan penangkapan.

Setelah 11 tahun menghilang, status tersangka La Lita kini menjadi titik terang dalam perjalanan panjang penyidikan kasus pembunuhan di Wakatobi pada 2014.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hotman Paris Hanya Empat Hari Bertahan Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 07:16 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Terancam PHK, Begini Langkah Disnaker

23 Juli 2026 - 21:01 WIB

Tahun Ini Ada 10 Ruas Tol yang Masuk Jadwal Naik Tarif

23 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:48 WIB

Pendapatan Turun Drastis, Sopir Angkot Minta Halte Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba PNS Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:09 WIB

Fokus Berobat Jantung ke Luar Negeri, Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Trending di Nasional