Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno
BOGOR, SWARAJOMBANG.COM – Perayaan Maulid Nabi di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, penuh kebahagiaan, berubah menjadi duka mendalam pada Minggu pagi, 7 September 2025.
Akibat sebuah bangunan majelis taklim Ashobiyah berlantai dua tiba-tiba ambruk sekitar pukul 08.30 WIB saat pengajian Maulid sedang berlangsung, menimpa ratusan jemaah yang memadati ruang tersebut.
Bangunan yang baru berdiri sekitar satu bulan ini tidak mampu menahan beban lebih dari 150 hingga 200 orang yang mengikuti pengajian dan pelantunan marhaban, hingga akhirnya runtuh secara tiba-tiba. Tragedi ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Tiga korban meninggal di berbagai rumah sakit terdekat adalah:
-
Irni Susanti (RS Medical Dramaga)
-
Wulan (RS PMI Kota Bogor)
-
Nurhayati atau Yati (RSUD Kota Bogor)
Ketiganya merupakan warga Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas. Selain itu, sekitar 30 hingga 56 orang lainnya mengalami berbagai luka dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit-rumah sakit tersebut.
Kronologi
Acara Maulid Nabi yang dihadiri mayoritas ibu-ibu dan anak-anak berlangsung dengan khidmat. Namun, saat lantunan marhaban sedang dilakukan, terdengar suara retakan keras dari struktur bangunan.
Tidak lama kemudian, lantai dua dan sebagian tiang penyangga ambruk menimpa jemaah yang berada di dalamnya, memicu kepanikan dan kecemasan.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, TNI, Polri, tenaga medis, relawan, dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi korban dan pembersihan reruntuhan. Proses ini berlangsung cepat untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di bawah puing-puing bangunan.
Menurut Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, dan Kepala BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, penyebab utama ambruknya bangunan tersebut adalah struktur yang rapuh dan ketidakmampuan menahan beban akibat membludaknya jumlah jemaah melebihi kapasitas bangunan yang baru dibangun.
Kapolsek Ciomas memberikan rincian mengenai jumlah korban dan proses evakuasi. Sementara itu, Jalaludin dari BPBD Kabupaten Bogor menyampaikan data awal korban dan penanganannya.
Tragedi runtuhnya Majelis Taklim Ashobiyah ini meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Desa Sukamakmur dan sekitarnya, menggantikan suasana khidmat Maulid Nabi dengan kesedihan atas hilangnya tiga jiwa dan banyaknya korban luka. Upaya evakuasi dan dukungan bagi korban terus dilakukan oleh berbagai pihak agar pemulihan dapat berlangsung secepatnya. **











