Menu

Mode Gelap

Pendidikan

Garam SPA ITS Ditargetkan Masuk Pasar Global

badge-check


					Dosen Manajemen Bisnis ITS Santi Dwi Cempaka (Foto: Ist) Perbesar

Dosen Manajemen Bisnis ITS Santi Dwi Cempaka (Foto: Ist)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM-Garam SPA hasil riset Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ditargetkan menembus pasar global. Produk inovatif ini lahir dari proyek Grand ADB HETI melalui kolaborasi lintas departemen.

“Proyek ini melibatkan Teknik Pangan, Teknik Kimia, Desain Interior, hingga Manajemen Bisnis untuk mendukung dari produksi hingga pemasaran. Kami menargetkan Garam SPA ini menjadi produk unggulan yang siap masuk pasar lebih luas,” ujar Kepala Program Studi Teknik Pangan ITS Siti Nurkhamidah usai kegiatan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Institut Teknologi Bandung, Bandung, Sabtu (9/8/2025).

Menurutnya, kolaborasi ini memastikan Garam SPA memiliki daya saing tinggi dari tahap produksi hingga distribusi pasar. Produk tersebut telah dipamerkan di berbagai ajang, termasuk World Nest di Bali dan pameran industri kreatif di Surabaya.

Siti mengatakan Garam SPA masuk kategori unggulan dan keikutsertaan KSTI 2025 menjadi bagian strategi komersialisasi hasil riset ITS. Ia berharap produk ini mendapat perhatian investor dan pelaku industri untuk memperluas jangkauan penjualan.

Dosen Manajemen Bisnis ITS Santy Dwi Cempaka mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan varian tanpa pewarna dengan tambahan bunga kering. Ide ini muncul karena permintaan wisatawan mancanegara akan produk alami tanpa bahan sintetis.

“Pihak perhotelan sudah meminta desain kemasan kecil berbahan daur ulang untuk tamu mereka. Kami juga membuat gift set delapan varian untuk souvenir acara kampus dan mini gift set untuk souvenir pernikahan,” kata Santy.

Ia berharap Garam SPA mendukung diversifikasi garam rakyat sesuai Perpres No. 17/2025 tentang Percepatan Pembangunan Pegaraman Nasional. Produk ini dinilai mampu memajukan industri kreatif sekaligus memberdayakan petani garam lokal.

“Kami ingin Garam SPA ITS menjadi contoh hasil riset perguruan tinggi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan industri,” ujar Siti.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (7): Jenderal Saladin Menyatukan Negara Muslim

18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pelatihan Kebersihan Depo Air dan Gigi Mahasiswa Poltekses Surabaya di Desa Plumbon Gambang Jombang

16 Mei 2026 - 20:42 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Keracunan Menu MBG Timpa 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya, Baru Pertama Dapat Sajian Daging

11 Mei 2026 - 19:14 WIB

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Trending di Headline