Menu

Mode Gelap

Nasional

Libatkan Warga dan Perangkat Desa Ngampungan Bareng Sosialisasi Demapan dari DKPP Jombang

badge-check


					Tim DKPP Jombang turun ke desa Ngampungan, Barang, memberikan sosialisasi Desa Mandiri Pangan, diikuti warga, perangkat desan dan kecamatan, di balai desa, Rabu 30 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Tim DKPP Jombang turun ke desa Ngampungan, Barang, memberikan sosialisasi Desa Mandiri Pangan, diikuti warga, perangkat desan dan kecamatan, di balai desa, Rabu 30 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Pemkab Jombang melaksanakan sosialisasi program Desa Mandiri Pangan (Demapan) berlangsung di balai desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Rabu 30 Juli 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan ketahanan pangan lokal melalui pengembangan dan pendayagunaan sumber daya serta kelembagaan setempat secara berkelanjutan.

Sosialisasi di Desa Ngampungan, dimpimpin oleh Kades Rohani,  merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sepanjang 2025 untuk memperluas cakupan program ini di sejumlah desa di Kabupaten Jombang.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, DPMD kabupaten Jombang, Kasipem Kecamatan Bareng, perangkat desa, BPD, Bumdesa, bidan desa, tokoh masyarakat serta perwakilan dari masyarakat (RT/RW) setempat.

Program ini juga didukung dengan berbagai fasilitasi seperti bantuan sarana-prasarana dan edukasi kemandirian pangan demi terciptanya desa yang mampu mandiri dalam hal pangan dan gizi.

Dinas Ketahanan Pangan ini adalah upaya konkret Pemkab Jombang untuk mendorong desa-desa seperti Ngampungan menjadi mandiri pangan dan meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat desa tersebut.

Konsep Desa Mandiri Pangan di Jombang adalah sebuah program aksi yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan dengan mengembangkan subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan secara optimal. Program ini mengedepankan pendayagunaan sumber daya, kelembagaan, dan kearifan lokal desa untuk mengurangi rawan pangan dan gizi di masyarakat.

Tujuan utama program ini meliputi:

  • Meningkatkan ketersediaan pangan dengan maksimalisasi sumber daya lokal secara berkelanjutan.
  • Meningkatkan distribusi dan akses pangan masyarakat.
  • Meningkatkan mutu dan keamanan pangan di desa.
  • Meningkatkan kualitas konsumsi pangan demi status gizi masyarakat yang lebih baik.
  • Mewujudkan ketahanan energi dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
  • Mendorong desa agar mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakatnya tanpa tergantung dari luar.

Program ini  didukung dengan fasilitasi sarana dan prasarana, edukasi kemandirian pangan, dan kolaborasi berbagai pihak terkait, seperti kelompok tani, perangkat desa, OPD, dan lembaga masyarakat setempat agar desa dapat mandiri dan sejahtera.

Desa Mandiri Pangan di Jombang adalah desa yang masyarakatnya mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal, yang kemudian diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat desa tersebut secara menyeluruh.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PHK Turun Drastis Awal 2026

10 Mei 2026 - 19:39 WIB

Wapres Gibran ke Ponpes Tambakberas, Pimpin Upacara Haul 55 KH Wahab Chasbullah

10 Mei 2026 - 19:28 WIB

Bergulat Lawan Pencuri Motor, Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak di Kepala

10 Mei 2026 - 17:42 WIB

“Menolak Punah” dan “Pesta Babi”: Antara Kebenaran, Perjuangan dan Larangan!

9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Calon Cobek Terbesar di Indonesia untuk Festival Rujak Uleg 2026 Hari Jadi 733 Surabaya

9 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tambah Lagi Insiden Tewas Terjun dari Jembatan Cangar: Kasus Keempat Maret- 8 Mei 2026

9 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jakarta-Bogor Kompak Keracunan MBG, Warganet: Nyawa Anak-anak Jadi Taruhan

9 Mei 2026 - 17:14 WIB

Jembatan H Jusuf Hamka Membentang di Sungai Brantas di Jipurafah Plandaan, 24 x 4.5 M Biaya Rp 850 Juta

8 Mei 2026 - 19:50 WIB

208 Ribu Pelanggan Sudah Nikmati Jaringan Gas PGN

8 Mei 2026 - 19:42 WIB

Trending di Nasional