Menu ✖

Mode Gelap

Hukum

Dituduh Berbohong Soal Kasmujo, Rismon Sianipar Laporkan Jokowi ke Polda Jogjakarta

badge-check


					Rismon Sianipar melapokran kembali Jokowi ke Polda DI Jogjakarta, dengan tuduhan baru berbohon soal pembimbing sakripsinya Kasmujo. Foto: jogja.suara.com Perbesar

Rismon Sianipar melapokran kembali Jokowi ke Polda DI Jogjakarta, dengan tuduhan baru berbohon soal pembimbing sakripsinya Kasmujo. Foto: jogja.suara.com

JOGJAKARTA, SWRAJOMBANG.COM- Perang medsos dan hukum masih terus berlangsung, pasca Bareskrim menetapkan sebagai tersangka, Rismon Sianipar, ahli digital forensik, telah melaporkan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 15 Juli 2025.

Rismon laporannya ini terkait dugaan penyebaran berita bohong oleh Jokowi mengenai dosen pembimbing skripsinya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dia menyatakan bahwa Jokowi menyatakan bahwa dosen pembimbing skripsinya adalah Kasmujo, namun Kasmujo membantah. Kasmudjo menyatakan hanya sebagai dosen pembimbing akademik atau bahkan asisten dosen, bukan pembimbing skripsi.

Laporan ini didasarkan pada ketidaksesuaian pernyataan Jokowi dalam video reuni Fakultas Kehutanan UGM tahun 2017 dengan pernyataan terkini dari pihak yang disebut sebagai dosen pembimbingnya.

“Oleh karena itu, hari ini kita melaporkan Joko Widodo terkait dengan dugaan penyebaran berita bohong dan lainnya. Hal itu terkait dengan video tahun 2017, di mana saat reuni Fakultas Kehutanan UGM 2017, ada dialog antara Pak Kasmujo dengan Pak Jokowi.

Pak Kasmujo diundang ke atas panggung, dan mereka berdialog. Dalam dialog tersebut ada narasi Pak Jokowi menyebut bolak-balik dan Pak Kasmujo galak. Ada ucapan juga: ‘Terima kasih Pak Kasmujo

Rismon menuduh Jokowi menyebarkan informasi yang tidak benar dan meminta polisi untuk menindaklanjuti laporannya serta memeriksa Jokowi terkait hal ini.

Kasus ini juga terkait polemik isu ijazah palsu yang dituduhkannya kepada Jokowi sebelumnya. Kasus ini sudah memasuki ranah hukum pidana dan perdata. Belum semua perkara itu selesai di pengadilan, Rismon turut aktif menuntut kejelasan keaslian ijazah tersebut.

Jokowi sendiri tidak banyak menanggapi, menyerahkan proses ini pada penyidikan hukum dan bersedia menunjukkan ijazah aslinya hanya di pengadilan.

Reaksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas laporan terbaru dari Rismon Sianipar terkait dugaan penyebaran berita bohong soal dosen pembimbing skripsinya di UGM, hingga saat ini belum secara eksplisit disampaikan oleh Jokowi secara langsung dalam pernyataan resmi atau media.

Jokowi cenderung menyerahkan proses hukum kepada penyidik dan berkomitmen menunjukkan keaslian ijazahnya hanya dalam proses pengadilan, bukan di luar pengadilan.

Jokowi sebelumnya juga tidak memberi tanggapan secara lugas di media terkait tuduhan Rismon dan hanya mengikuti jalur hukum yang berlaku. Sementara itu, Rismon sendiri menegaskan akan terus melanjutkan perjuangannya dan tidak gentar menghadapi proses hukum, karena klaimnya didasarkan pada kajian ilmiah dan fakta-fakta di lapangan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

SPPG di Bawang Batang Langgar SOP: 589 Anak dan Ibu Keracunan, 127 Korban Masih Dirawat

27 September 2026 - 20:22 WIB

Polisi, Komdigi dan Praktisi Talkshow ‘Jangan Asal Viral’ Peluncuran Media APPI di Surabaya

26 September 2026 - 23:07 WIB

Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Inspektur Jenderal Imipas

26 September 2026 - 22:12 WIB

Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong, Pasca Sidak Ombudsman

26 September 2026 - 18:40 WIB

Yusril Dorong Ombudsman Buka seluruh Temuan dan Izinkan Jurnalis Masuk LP CIbinong

26 September 2026 - 17:56 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:08 WIB

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Trending di Nasional