Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya
PROBOLINGGO, SWARAJOMBANG.COM-Sembilan korban kecelakaan di lereng Gunung Bromo yang mengalami luka sedang hingga berat harus menjalani operasi di Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Ada 17 korban yang mengalami luka sedang hingga berat, 16 korban dirawat di RSBS Jember dan satu korban tidak bisa dibawa ke RSBS karena kondisinya masih belum stabil, sehingga masih di RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo,” kata Pemilik RSBS Jember dr Faida, Senin (15/9).
Kabar terbaru bahwa kondisi korban perawat Betty yang berada di RSUD dr Moh. Saleh kesadarannya sedikit meningkat dan kemungkinan akan dibawa juga ke RSBS untuk mendapatkan perawatan intensif.”Insya Allah kami sudah bersepakat dengan pihak keluarga untuk menjemput perawat ruang jantung RSBS yang dirawat di RSUD dr Moh Saleh untuk dibawa dan dirawat di RSBS,” tuturnya.
Menurutnya, jumlah karyawan dan keluarganya yang ikut dalam rombongan bus wisata ke Gunung Bromo sebanyak 53 orang, bukan 52 orang yang pernah disampaikan sebelumnya.”Sebanyak 24 orang mengalami cedera ringan yang terdiri dari 12 karyawan dan 12 orang keluarganya menjalani rawat jalan saja dan mendapatkan obat-obatan, sedangkan yang mengalami cedera sedang hingga berat sebanyak 21 orang,” katanya.
Faida mengatakan dari 21 korban kecelakaan yang mengalami cedera sedang hingga berat, sebanyak sembilan orang diantaranya harus menjalani operasi patah tulang sebanyak delapan orang ,dan operasi bedah syaraf sebanyak satu orang karena menderita cedera kepala berat.
Sementara untuk delapan korban yang meninggal dunia sudah dimakamkan oleh pihak keluarga di Kabupaten Jember dan ada satu korban yang dimakamkan di Madiun sesuai dengan permintaan keluarga.***











