Menu

Mode Gelap

Headline

Pemkab dan Kemenag Jombang Tanam 500 Pohon dan Tebar 1200 Bibit Tawes

badge-check


					Untuk memperingati dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), serta Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag bersama Pemkab Jombang, menanam 500 pohon dan menebar 1200 bibit tawes. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang Perbesar

Untuk memperingati dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), serta Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag bersama Pemkab Jombang, menanam 500 pohon dan menebar 1200 bibit tawes. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo    |     Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pemkab Jombang  bersama kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang mengadakan aksi tanam pohon dan tebar benih ikan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pegiat lingkungan dan generasi muda Saka Kalpataru.

Gerakan pelestarian lingkungan di Jombang bukan hanya soal menanam pohon atau melepas benih ikan, melainkan juga tentang memperkuat peran masyarakat lokal sebagai penjaga dan pelopor perubahan. Pada Jumat pagi (5/12/2025) di Sendang Slaji, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh.

Acara ini bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), serta Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag. Upaya penanaman 500 bibit pohon dan pelepasan 1.200 benih ikan tawes diharapkan menjadi langkah nyata yang menginspirasi keterlibatan aktif masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati Jombang Warsubi menekankan bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi bagian dari keseharian dan budaya masyarakat. Tidak cukup hanya seremonial, tetapi harus ada semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama agar lingkungan terjaga untuk generasi mendatang.

Program inovatif “Satu Pernikahan Satu Pohon Lestari” yang digagas Kemenag Jombang menjadi contoh bagaimana pemberdayaan komunitas dapat menyisipkan nilai lingkungan dalam berbagai aspek kehidupan sosial.

Penanaman bibit pohon sebagian didanai dari APBD lokal, namun keberhasilan jangka panjang lebih bergantung pada partisipasi warga dan pemeliharaan berkelanjutan. Sementara itu, pelepasan benih ikan tawes juga menyoroti pentingnya menjaga ekosistem perairan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat desa.

Konsep ekoteologi yang diangkat oleh Kepala Kemenag Jombang, Dr. H. Muhajir, menambahkan dimensi spiritual sebagai motivasi kuat agar masyarakat melihat pelestarian alam sebagai bagian ibadah dan amanah yang harus dijalankan.

Puncak kegiatan juga diwarnai penyerahan berbagai penghargaan kepada desa dan komunitas yang aktif dalam menjaga lingkungan, serta bantuan alat untuk mendukung kegiatan lapangan. Inisiatif ini diharapkan menjadi modal sosial yang memperkuat kesadaran lingkungan sekaligus memperkokoh sinergi antara pemerintah, agama, dan masyarakat.

Jombang memberikan contoh bahwa pelestarian alam berhasil ketika masyarakat diberdayakan dan nilai spiritual terintegrasi, membangun komunitas yang tidak hanya peduli lingkungan secara teoretis, tetapi juga beraksi nyata di lapangan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tim BPBD Jombang Sabet Juara I Lomba Resilient dan Penanggulangan Bencana Jatim 2026 di Pacitan

25 Juli 2026 - 13:44 WIB

DPO Terpidana Haji dan Umrah Rp15 M, Tim Tabur Kejaksaan Ringkus Asep Jamaluddin Saat Transaksi di BCA Jakarta

25 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kerugian Rp600 Juta Pabrik Pakan Ternak di Mojowarno Ludes Terbakar, Sutrisno: Syukur Seluruh Pekerja Selamat

24 Juli 2026 - 22:41 WIB

Solo dan Malang Jadi Destinasi Favorit Baru Wisatawan Saat Libur Sekolah 2026

24 Juli 2026 - 20:35 WIB

MK Larang Kuota Internet Hangus, Operator Seluler Perlu Ubah Model Bisnis

24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Tak Perlu Repot Ganti Moda, 18 Stasiun KAI Daop 8 Kini Terintegrasi

24 Juli 2026 - 19:54 WIB

Menelisik Akar Terorisme (40): Dracula Isap 650 Darah Gadis Belia

24 Juli 2026 - 19:11 WIB

Diperiksa sebagai Saksi, Jamwas Rudi Margono Ancam Hadirkan Paksa terhadap Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 18:45 WIB

Dokter Nevirizal Mengundurkan Diri dari Jabatan Asisten Bupati Gayo, Gegara Anaknya Flexing

24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Trending di Nasional