Menu

Mode Gelap

Pendidikan

Wor Windari: Selama Ramadan Jam Belajar Dikurangi 10 Menit, Jangan Lupa Bayar Zakat Fitrah

badge-check


					Wor Windari: Selama Ramadan Jam Belajar Dikurangi 10 Menit, Jangan Lupa Bayar Zakat Fitrah Perbesar

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Mengacu Surat Edaran Tiga Menteri tentang  jam belajar  selama Ramadan, Plh Kapala Dinas Pendidikan Jombang, Wor Windari menegaskan seluruh sekolah di Jombang mengurangi 10 menit setiap mata pelajar, dari semula 35 menit menjadi 25 menit per mata pelajar.

“Dengan kebijakan itu, maka proses kegiatan belajar mengajar di semua sedkolah akan selesai lebih cepat,” kata Wor Windari kepada wartawan, terkait penjelasan pengubahan jam belajar selama Ramadan.

Berikut adalah rincian perubahan yang akan diterapkan:

  • Durasi Pembelajaran: Selama Ramadan, siswa akan belajar selama 5 jam setiap hari, dengan setiap jam pelajaran berdurasi 25 menit.
  • Jadwal Masuk Sekolah: Untuk hari Senin hingga Kamis, siswa akan mulai masuk sekolah pada pukul 07.30 WIB dan pulang pada pukul 12.45 WIB. Pada hari Jumat, khusus untuk siswa SMP, waktu pulang adalah pada pukul 12.15 WIB.
  • Periode Penyesuaian: Penyesuaian ini akan efektif mulai tanggal 6 hingga 25 Maret 2025.

Kebijakan ini, kata dia, selaras dengan surat edaran bersama tiga menteri yang mengatur tentang pembelajaran selama Ramadan tahun 1446 Hijriyah.

Dengan demikian menurut dia jam belajar di semua sekolah akan lebih cepat. Dengan cara ini, maka efektivitas belajar tetap terjagam tetapi juga mendukung agar pelaksanaan puasa bisa berjalan dan tidak terganggu.

Dia mengimbau selama Ramadan, hendaknya seluruh sekolah, guru dan anak didik semakin meningkatkan iman, taqwa, mewngendepan akhlak muia, serta memperbanyak  aktivitas soasial serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dia menganjurkan bagi peserta didik beragama Islam, selama Ramadan ini agar meningkatkan kegiatan kajian Islam, tandarus Alquran, mengikuti pondok pesantren Ramadan, “Jangan lupa ya, bayar zakat fitrah,” tegasnya.

Bagi siswa yang beragama lain, dia juga menganjurkan agar mereka mengikuti kegiatan pembimbingan rohani, dan aktif kegiatan keagamanaan disesuaikan dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Jombang, Rendra Kusuma menambahkan selama Ramadan 1446 Hijriyah, pada tanggal 27, 28 Februari 2025, selanjutnya tanggal 3, 4 dan 5 Maret 2025 kegiatan belajar dilaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing.

Menurut Rendra siswa kembali aktif bersekolah mulai tanggal 6 Maret 2025 hingga 25 Maret 2025, dengan alokasi jam belahar 24 menit setiap mata pelajar untuk siswa sekolah dasar. Hari libur berlaku mulai tanggal 26 Maret 2025 hingga 8 April 2025. “Jadi selama Ramadan, siswa aktif sekolah hanya 20 hari kalender atau 14 hari masuk sekolah.

Rendra juga berpesan pada saat Idul Fitri, seluruh siswea SD melaksanakan acara silaturahmi dengan keluarga, kerabat, teman, tetangga dan masyarakat untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan soail masyarakat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaga Learning Loss, Menko PMK Praktikno: Wacana Belajar Daring per April 2026 Dibatalkan

25 Maret 2026 - 21:59 WIB

Obat Termahal di Dunia Namanya Casgevy Rp35 M/Suntik, untuk Terapi Thalassemia dan Anemia Sel Sabit

18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Keputusan MK: Cabut Hak Pensiun Anggota DPR, Hasil Perjuangan Lita Gading dan Syamsul

16 Maret 2026 - 18:58 WIB

Bupati Warsubi Resmikan Gedung Al Aimmah dan Open House Ponpes Modern El-Haq Putra di Bareng

25 Januari 2026 - 19:20 WIB

Menteri Mochamad Irfan Didampingi Bupati Jombang Resmikan AIM dan AIBIS Milik Ponpes Al-Aqobah

25 Januari 2026 - 15:46 WIB

Kontrak Rp 1,65 Triliun, Waskita Karya Bangun 5 Sekolah Rakyat Termasuk di Jombang

22 Januari 2026 - 11:58 WIB

SDN 1 Batuporo Timur Sampang Punya 33 Siswa, tetapi Tiap Hari Terima 63 Porsi MBG

21 Januari 2026 - 19:51 WIB

Dua Remaja Pelajar SMP Digerebek Warga Kabuh Jombang, Tertangkap Basah Mesum di Kuburan Malam Hari

20 Januari 2026 - 19:38 WIB

Orang Tua dan Sekolah Minta Evaluasi Total Pasokan Makanan dari SPPG Miftahul Ulum

20 Januari 2026 - 18:50 WIB

Trending di Ekonomi