Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Warga Tunggorono Melepas Tanah 11.567 M2 Senilai Rp 7,911 Miliar untuk Sekolah Rakyat di Jombang

badge-check


					Warga Tunggorono telah sepakat melepas tanahnya untuk pembangunan Sekolah Rakyat 8 Terintegrasi di Jombang. Mereka telah menandatangani Akta Jual Beli (AJB) di kantor notatir Cuti Iriani, SH, M.Kn. Foto: Swarajombang.com/elok apriyanto Perbesar

Warga Tunggorono telah sepakat melepas tanahnya untuk pembangunan Sekolah Rakyat 8 Terintegrasi di Jombang. Mereka telah menandatangani Akta Jual Beli (AJB) di kantor notatir Cuti Iriani, SH, M.Kn. Foto: Swarajombang.com/elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG – Warga Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kini bisa bernapas lega. Proses pembebasan lahan untuk Sekolah Rakyat (SR) terintegrasi 8 di kawasan eks Terminal Barang Tunggorono telah rampung, membuka jalan bagi generasi muda desa ini menikmati pendidikan berkualitas.

Sepuluh pemilik lahan dari 10 bidang tanah seluas total 11.576 meter persegi menyepakati pelepasan hak mereka. Nilai transaksi mencapai Rp7.911.254.300, dengan harga tanah Rp682 ribu hingga Rp684 ribu per meter persegi.

Semua Akta Jual Beli (AJB) telah disahkan notaris dan kini menunggu Surat Perintah Membayar (SPM) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jombang, Agung Hariadi, mengungkapkan bahwa proses ini berjalan lancar berkat sosialisasi intensif. “Kami bertemu para pemilik lahan, menjelaskan manfaat SR untuk anak-anak mereka. Hasilnya, semua setuju melepaskan tanah demi pendidikan desa,” ujar Agung saat ditemui, Rabu (24/12/2025).

Pemilik lahan seperti Bapak Suroto (55), salah satu yang menyerahkan tanahnya, merasa bangga. “Tanah ini warisan orang tua, tapi pendidikan lebih penting untuk cucu-cucu saya. Dengan SR ini, anak-anak Tunggorono tak perlu jauh-jauh ke kota,” katanya. Proses pelepasan hak selesai Selasa (23/12/2025), tinggal pembayaran dari Pemkab.

Pemkab Jombang telah mengalokasikan Rp17,9 miliar untuk proyek ini, dengan Rp8,8 miliar khusus pembelian lahan di bawah pengelolaan Dinsos.

“Kami siap bantu penuh pengadaan lahan. Pembangunan gedung sekolah nanti urusan pemerintah pusat,” tegas Agung.

Kini, warga Tunggorono menanti tahap selanjutnya. Mereka yakin, SR terintegrasi 8 akan jadi berkah, meningkatkan akses pendidikan dan membangun masa depan cerah bagi desa mereka. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Viral Achmat Syahri Main Games dan Merokok Saat Rapat, Besok akan Diperiksa Partai Gerindra

14 Mei 2026 - 13:53 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Urus NIB Gratis Program Pinter Ngaji Saat CFD depan Pemkab Jombang 17 Mei 2026

13 Mei 2026 - 23:01 WIB

Nadiem: Melampaui Akal Sehat, Saat Dituntut Hukumam 18,5 Tahun Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

13 Mei 2026 - 21:43 WIB

Massa AMPB Desak Kapolres Pati Dicopot, Jumat Datang Lagi Bawa Alat Dapur

13 Mei 2026 - 17:02 WIB

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Serapan Lulusan SMK Jatim Capai 91 Persen

12 Mei 2026 - 19:24 WIB

Peternakan Ayam Makin Banyak Karena MBG

12 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Ekonomi