Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM – Seorang pria paruh baya berkaos coklat dengan jaket kulit hitam berdiri tenang di samping sebuah mobil yang diparkir di tepi jalan desa. Pada kap mobil itu tampak api menyala-nyala dan asap hitam mulai membubung ke udara.
Kejadian itu terekam pada sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram@ikl_nusantara, pada hari Rabu, 2 April 2024.
Opoo Cak! (Ada apa Mas!)
Tak obong motorku! (Saya bakar mobilku)
Lha lah opo kok diobong? (Lha mengapa dibakar?)
Ngene tak critani. (sambil tertawa ngekeh). Mulai tanggal 20 Maret di Jawa Barat mendapat pengampunan pajak. Lho habis gitu di Jawa Timur kok tidak bisa. Apakah karena mobil Jawa Timur ini banyak dosa, tidak ada pengampunan (Pajak). Apa karena apa?
Koyok e yo ngono iki! (Tampaknya seperti itu)
Nah, karena itu mumpung sekarang ada hari pengampunan (Idul Fitri), kemarin itu di Bali ada Nyepi, terus Melasti. Jika memang pemerintah Jawa Timur tidak bisa memberi pengampunan, biarlah mobil ini diampuni oleh Pengeran. Mobilku ini tidak butuh pengampunan, ya kan.
Mosok Jawa Timur kalah sama Jawa Barat. Jawa Timur itu sejarahnya kota Pahlawan. Mosok kalah sama sejarahnya Pajajaran? Jawa Timur itu dulu Mojopahit. Mosok kalah sama Pajajaran? Aku warga Jawa Timur kecewa! Kata dia sambil tertawa.
Jadi ceritanya, jika memang mobil mobil ini tidak bisa mendapatkan pengampunan (pajak), biarlah diberi pengampunan oleh Pengeran. Nah jika demikian, maka sekarang sebaiknya didoakan saja. Kita doakan agar mobil mobil ini amalny diampuni oleh Pengeran, karena sudah tidak bisa lagi mendapat pengampunan di dunia.
Setelah selesai mendoakan mobilnya, pria tersebut memekikan kata: Hidup Pak Dedi! Hidup.
Menurut situs bacamalang.com, 1 April 2025, pria itu bernama Kartolo, warga desa Ngembal, kecamatan Wajak, kabupaten Malang. Ia sengaja membakar mobil pick up tua merk chevrolet, karena sudah lama tidak bayar pajak dan tidak ada pengampunan pajak di Jawa Timur.
Dia mengaku kecewa terhadap pemerintahan di Jawa Timur, karena tidak memberilakukan kebijaksanaan pemutihan pajak seperti yang dilakukan oleh gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dimana sejak 20 Maret – hingga 30 Juni 2025. Kebijaksanaan ini kemudian diikuti oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Banten.
Suara Emak-emak
Nada protes juga muncul dari cak Sholeh, pemilik akun Instagram@sholeh_lawyer. Ia mengunggah video membahas soal pengampunan pajak motor tertunggak di Jawa Timur dari suara emak-emak.
Dia mengatakan: “Saya sekarang ingin mendengar suara emak-emak. Mbak bagaimana ini, gubernur Jawa Timur belum membuat keputusan menghapuskan pajak kendaraan bermotor yang tertungak 2024 ke belakang. Pendapat sampayen mewakili kaum emak-emak bagaiaman ini?”
Pertanyaan itu diajukan kepada seorang perempuan yang ada di sampingnya: “Ya kita ini ingin seperti di daerah-daerah yang sudha melaksanakan pemutihan pajak kendaraan bermotor, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah dan sekitarnya.”
“Kita ini kan punya wakil rakyat ya, terus mengapa kok tidak terdengar suaranya anggota dewan itu,” kata ibu-ibu itu. Cak Sholeh menambahai ada 120 orang anggota dewan di provinsi Jawa Timur.
“Kok mereka tak ada gregetnya, tak ada responnya? Mosok kita ini kalah sama saerah-daerah lainnya,: tutur perempuan itu lagi. Sebelumnya, lima hari silam, Cak Sholeh sudah mengunggah video diberi judu: Gubernur Jawa Timur Mlempen. Berisi wawancara dia dengan seorang warga terkait dengan pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Selain itu sudah banyak unggahan video bernada menohok diarahkan kepada gubernur Jatim agar segera menerbitkan kebijaksanaan seperti di Jawa Barat.
Bansos dan THR
Apa reaksi gubernur Jawa Timur merespon permintaan masyarakatnya? Sejauh ini Khofifah Indar Parawansa belum memberi reaksi apapun permintaan warganya. Bahkan Ibu Gubernur itu lebih suka memposting video-video kasih sayang dia memberi bansos, serta berbagi paket sembako dan THR untuk warganya.
Tanggal 25 Maret 2025, gubernur memosting video Begini suasana pasar pangan murah di Bulak Banteng Kidul Surabaya. Semua produk dijual dengan harga jauh dibawah HET dan harga pasar agar daya beli masyarakat terjangkau. Semoga manfaat barakah!
Enam hari lalu, Khofifah unggah di instagram storynya: Umumkan hasil Tebak Skor. Alhamdulillah. Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain 1-0 dalam laga kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2026 di GBK Jakarta. Nah, buat yang sudah berhasil menebak dengan benar hasil pertandingan tersebut, monggo di cek namamu dalam daftar pemenang berikut.
Selanjutnya, hubungi nomor 0859-5959-5111 guna keperluan administrasi hingga tanggal 27 Maret 2025. Buat yang belum beruntung, jangan berkecil hati, masih ada kesempatan lain. Menang atau kalah, dukung terus Timnas Indonesia.
Gubernur enam hari silam juga mengunggah acara temu dengan seniman dan budayawan jatim. Diawali dengan sebuah pujian seorang tamu: Bu Khofifah the Best! Memberikan apresiasi dan tunjangan kehormatan pada 1.000 seniman dan 148 juru pelihara cagar budaya Jatim, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (26/3).
Terima kasih, _panjengengan_ semua telah memberikan dedikasi luar biasa menjaga dan memelihara cagar budaya di Jawa Timur.
Terima kasih Bu Khofiafah mantaaap! Inilah suasana pasar pangan murah di Menganti Gresik. Gula dijual harga 14.000 per kg, minyakita dengan harga 13.000 per liter , tepung terigu 10 ribu per kg dan sebagainya. Kamis, 27 Maret 25. Semoga manfaat barakah.
Serta banyak acara sosial dan pasar murah yang diunggah olehnya, akan tetapi Khofiah belum menjawab keluhan warga soal pengampunan pajak kendaraan bermotor. **