Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Tubuh dan Bahaya Kafein yang Sering Diabaikan

badge-check


					Terlalu banyak kopi tidak baik Perbesar

Terlalu banyak kopi tidak baik

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Kopi sering dianggap sahabat setia pagi hari. Satu tegukan, mata terasa lebih segar, pikiran lebih fokus, dan energi seolah kembali mengalir. Tak heran jika banyak orang menjadikan kafein sebagai “bahan bakar” harian.

Namun, di balik sensasi produktif itu, tubuh sebenarnya punya cara halus untuk memberi peringatan bahwa dosisnya sudah berlebihan. Sayangnya, tanda-tanda ini sering diabaikan.

Bayangkan tangan yang tiba-tiba bergetar, rasa gelisah yang muncul tanpa alasan, atau jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya. Itu bukan sekadar kebetulan, melainkan sinyal bahwa sistem saraf sedang bekerja terlalu keras akibat kafein.

Begitu pula dengan malam yang sulit terlelap meski tubuh lelah—efek kafein bisa bertahan hingga enam jam, menunda datangnya tidur nyenyak yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memulihkan diri.

Tak hanya itu, perut pun bisa ikut protes. Kafein merangsang produksi asam lambung, membuat sebagian orang mengalami kram, refluks, atau rasa tidak nyaman di lambung. Dan ketika mencoba berhenti, sakit kepala hebat sering muncul sebagai tanda ketergantungan. Siklus ini membuat banyak orang kembali menyeruput kopi, meski sadar tubuh sedang menolak.

Apakah artinya kita harus berhenti total? Tidak selalu. Kuncinya ada pada kesadaran dan pengendalian. Mengurangi kafein secara bertahap, memperbanyak minum air putih, atau beralih ke teh hijau bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga keseimbangan. Menetapkan batas waktu konsumsi—misalnya tidak minum kopi setelah siang hari—juga membantu agar tidur tetap berkualitas.

Pada akhirnya, kafein bukanlah musuh. Ia bisa menjadi teman produktivitas, asalkan kita mendengarkan bahasa tubuh. Tremor, sulit tidur, jantung berdebar, masalah pencernaan, hingga sakit kepala saat berhenti adalah pesan yang jelas: tubuh meminta jeda. Mengabaikannya hanya akan membuat kita kehilangan kendali atas energi yang seharusnya kita nikmati.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Sempat Diadang Petugas, Sidak Tim Ombudsman Temukan ‘Hotel Mewah’ di LP Cibinong

24 September 2026 - 15:41 WIB

Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Adakan ODL, Walikota Surabaya Melarang Sekolah Jualan Seragam

24 September 2026 - 09:35 WIB

Gus Ipul: Fitnah Itu Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar NU Jombang, Siapkan Somasi Hukum ke Gus Lilur Cs

23 September 2026 - 22:36 WIB

Keracunan MBG Lagi, 244 Anak Siswa PAUD/TK di Bawang, Diangkut ke Rumah Sakit Batang Jateng

23 September 2026 - 22:00 WIB

Menelisik Akar Terorisme (60): Manifesto Komunis Lahirkan Kaum Bolshevik

23 September 2026 - 21:11 WIB

KPK Operasi Kelima Penggeledahan Sasar Kantor ATR/ BPN Mojokerto

23 September 2026 - 20:50 WIB

Trending di Nasional